Suasana rapat koordinasi Pemkab Matim dengan para supervisor Siskeudes, Kepala Desa dan TPP-P3MD di kabupaten itu, Selasa, 12 Maret 2019. (Foto: Humas Pemkab Matim).

Borong, Floresa.co – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Manggarai Timur (Matim), NTT, Yosep Durahi mengharapkan agar kepala desa mengutamakan peningkatan kualitas jalan desa dengan sistim lapen.

“Minimal satu kilo meter setiap tahun,” ujar Kadis Yosep disela-sela kegiatan rapat koordinasi seluruh Supervisor Siskeudes, Kepala Desa dan TPP-P3MD Kabupaten Matim, yang berlangsung di Aula Setda, Selasa, 12 Maret 2019.

“Untuk para kepala desa yang sudah menghadiri rapat hari ini diharapkan harus mampu memberikan hal yang baik dan posisif untuk membangun desa,” lanjutnya.

Selain itu, Yosep juga menyatakan untuk turun langsung ke desa-desa di seluruh wilayah kabupaten itu secara diam-diam.

“Saya pasti akan keliling. Tetapi, saya tidak mau beritahu kepada kepala desa kalau saya akan turun ke desa,” katanya.

Ia juga menyinggung mental kepala desa dan aparatur desa yang tidak disiplin waktu.

Padahal, jelasnya, hari kerja, jam masuk dan pulang kantor sudah diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin apatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, meskipun saat ini belum ada Perbup yang mengatur soal itu, tetapi dalam peraturan pemerintah tersebut, sudah jelas-jelas mengatur soal jam masuk dan pulang kantor.

“Masuk kantor itu harus pada pukul 7.15 sampai pukul 16.00 dan itu berlaku lima hari kerja,” tutupnya.

Rapat koordinasi itu bertujuan untuk untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Kabupaten Manggarai Timur Drs. Agas Andreas, SH,M.Hum agar para kepala desa dan aparatnya wajib masuk kantor setiap lima hari kerja.

Rosis Adir/Floresa

Advertisement