Dua dari enoat jasad korban longsor yang berhasil dievakuasi pada Minggu, 10 Maret 2019.

Labuan Bajo, Floresa.co – Empat orang korban yang tertimbun tanah longsor di kampung Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, sudah ditemukan Minggu, 11 Maret 2018.

Keempat korban itu, yakni Paulus Salin (61), Maria Margareta Ersi (40), Yosefa Nelti (6), dan Jelita Menta (12).

Pantaua Floresa.co, jasad Paulus ditemukan sekitar pukul 08.23 Wita dan beberapa saat kemudian langsung dimakamkan.

Sedangkan jasad Maria dan putrinya Yosefa Nelti ditemukan dan langsung dievakuasi sekitar pukul 11.00 Wita. Lalu, jasad Jelita, juga ditemukan sekitar pukul 11.00. Namun baru dievakuasi usai makan siang, sekitar pukul 15.00 Wita.

Maria, Yosefa dan Jelita dimakankan pukul 16.30 di pekuburan umum kampung itu.

Selain empat korban yang ditemukan hari ini, ada empat korban lain sudah ditemukan pada Kamis dan Jumat, 7-8 Maret.

Sementara, korban yang ditemukan pada Kamis 7 Maret yakni Hironimus Rius (50) bersama dengan anaknya, Ardus,yang duduk di bangku kelas 2 SMP. Hironimus ialah suami dari Maria Margaretha Ersi.

Dua lainnya yakni Remigius Sera (31), guru komite SMP 4 Mbeliling bersama dengan Putrinya, Tania (8 bulan) ditemukan pada Jumat sore, 8 Maret. Remigiu sendiri baru saja lulus tes pegawai negeri sipil dan ditempatkan di salah satu sekolah di Warsawe, Ibu Kota Kecamatan Mbliling.

Selain kedelapan korban itu, terdapat empat orang yang pada saat kejadian ada di lokasi. Mereka selamat karena berhasil lari keluar dari rumah. Keempatnya ialah isteri dari Remigius yakni Servinan Dewi.

Lalu kedua ialah ibu dari Serviana yakni Sisilia Sija serta dua orang anak dari kakak sulung Serviana yakni Jesi dan Mila.

ARJ/Floresa