Anggota SPM Mabar usai dilantik pada Kamis, 7 Maret 2019. (Foto: Floresa).

Labuan Bajo, Floresa.co – Serikat Pemuda Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi dideklarasi pada Kamis, 7 Maret 2019. Salah satu agenda yang diusung organisasi itu ialah mendorong pemuda di daerah itu untuk terlibat penuh dalam setiap kebijakan pembangunan.

Menurut Ketua Presidium terpilih, Gonsa Bahasa, lahirnya Serikat Pemuda itu sangat penting pemuda di kabupaten itu. Pasalnya, hari-hari ini, kabupaten itu dan kota Labuan Bajo khususnya, sudah menjadi salah satu destinasi pariwisata favorit. 

Dan, untuk menunjang industri pariwisata, baik pemerintah maupun pihak swasta aecara besar-besaran menggalakkan pembangunan. 

Namun, katanya, untuk menentukan arah kebijakan pembangunan, baik dari pemerintan maupun pihak swasta, lebih khusus di sektor pariwisata, kerap mengabaikan keterlibatan kaum muda di wilayah itu. 

Menurut Gonsa, sembari menjalankan agenda-agenda lain dari organisasi, pihaknya berusaha memikirkan strategi agar pemuda menjadi elemen terpenting pembangunan di wilayah itu. 

“Pemuda adalah subjek pembangunan, maka pemuda harus dilibatkan,” katanya. 

“Kami bersama-sama bergandengan tangan, mengambil bagian dalam pariwisata, bukan menjadi penonton,” katanya.

Selain deklarasi, acara yang digelar di Wisama SVD di Ketentang, Labuan Bajo, itu juga diisi dengan pelantikan ketua serta badan kepengurusan organisas itu untuk periode 2019-2021.

Adapun organisasi yang hadir dalam acara itu yakni, San’t Egidio, Kopearad, BEM Kampus Politeknik El Bajo, Rumah Kreasi Baku Peduli, OMK Paroki Wae Kesambi Labuan Bajo dan beberapa lainnya.

ARJ/Floresa