Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Manggarai, Anglus Angkat. (Foto: Floresa).

Ruteng, Floresa.co – Seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Manggarai berlangsung di SMAN 1 Langke Rembong pada Sabtu, 23 Februari 2019. Seleksi melalui Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara berbasis komputer itu hanya diikuti oleh 45 orang peserta.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Manggarai Anglus Angkat mengatakan, peserta seleksi terdiri dari tenaga honorer kategori 2 yang belum lulus testing PNS.

“Formasi kali ini hanya untuk honorer kategori 2. Tidak ada formasi umum. Makanya peserta tidak banyak,” ujar Anglus.

Ia menjelaskan tenaga honorer kategori 2 Kabupaten Manggarai yang belum lulus PNS sebanyak 61 orang. Terdiri atas 24 orang guru dan 37 orang tenaga penyuluh pertanian.

Berdasarkan pendaftaran online, tenaga guru yang melamar hanya 12 orang. Pelamar yang dinyatakan layak mengikuti seleksi hanya sembilan orang karena untuk pelamar guru harus berpendidikan minimal sarjana (S1).

Sedangkan formasi penyuluh masih mengakomodir lulusan diploma. Jumlah pelamar penyuluh sebanyak 36 orang.

“Tak ada pembatasan quota seperti seleksi PNS. Syukur kalau semuanya lulus. Tetapi walaupun total peserta seleksi hanya 45 orang, tidak otomatis mereka lulus semua,” jelas Anglus.

Ia mengatakan, ada tiga kompetensi yang diuji yakni kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Untuk ketiga kompetensi tersebut, peserta wajib mencapai skor minimal 65.

Pelaksanaan seleksi di Manggarai hanya berlangsung sehari karena peserta yang sangat sedikit. Usai seleksi CAT, peserta langsung mengikuti seleksi wawancara secara online.

EYS/Floresa