Polisi dan warga di Ruteng sedang menyaksikan lokasi peristiwa tabrakan beruntuan yang terjadi di Jalan Hatta, Lawir pada Selasa pagi, 19 Februari. (Foto: Polres Manggarai)

Ruteng, Floresa.co – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai. Peristiwa tabrakan beruntuan yang terjadi di Jalan Hatta, Lawir pada Selasa pagi, 19 Februari 2019 ini melibatkan tiga unit kendaraan.

Ketiganya adalah sepeda motor honda supra fit dengan nomor polisi EB 3539 ME warna hitam, sepeda motor honda supra X 125 dengan nomor polisi EB 3850 QU, dan mobil truk mitsubishi EB 8112 N warna kuning.

Satu orang korban dilaporkan tewas di tempat.

Korban bernama Kristina Arliani Jenina (15) asal Coal, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat itu meregang nyawa usai dilindas ban mobil. Kondisinya sangat mengenaskan.

Sedangkan dua korban lainnya, yakni Wenseslaus Wilem (44), juga asal Coal dan Saverianus Rolando Harianto (19) asal Ka, Kelurahan Wali, Ruteng mengalami luka ringan.

Menurut Ipda Daniel Djihu, Humas Polres Manggarai, Wenseslaus berboncengan dengan Kristina menggunakan sepeda motor menuju arah barat Jalan Hatta. Setiba di tempat kejadian, Wenseslaus berusaha mendahului mobil truk yang dikemudikan oleh Vinsensius Lega (51).

Tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Wenseslaus berpapasan dengan sepeda motor honda supra X 125 yang dikendarai Saverianus dari arah berlawanan.

Tak bisa menghindar karena pada sisi kirinya terdapat truk, kedua sepeda motor itu pun bertabrakan. Sepeda motor milik Wenseslaus bersama Kristina yang diboncenginya, jatuh ke kiri dan langsung disambar ban truk.

“Kristina Arliani Jenina meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka pecah kepala dan lebam pada perut,” jelas Daniel Jihu.

Petugas Unit Lakalantas Polres Manggarai pun mendatangi tempat kejadian perkara beberapa saat kemudian.

Kritina pun dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah melakukan olah TKP, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Polres Manggarai.

EYS/Floresa

Advertisement