Tim Basarnas, dibantu warga membawa jenazah Bonefasius Nusa (20), warga asal Ende yang tenggelam di Reo, Kabupaten Manggarai. (Foto: Polres Manggarai)

Ruteng, Floresa.co – Bonefasius Nusa (20), ditemukan tak bernyawa di perairan Laut Flores, tepatnya di Reo, Kabupaten Manggarai pada Minggu, 10 Februari 2019 pagi.

Karyawan Koperasi Setia Makmur Reo itu menghilang sejak Jumat, 8 Februari 2019 pagi. Korban hilang saat hendak mandi di sungai Wae Pesi, tepatnya di Tengku Romot, Reo.

“Jarak antara lokasi korban tenggelam dengan lokasi korban ditemukan sekitar delapan mil. Kemungkinan saat korban tenggelam langsung terbawa arus sungai hingga ke dalam laut,” jelas Kasubag Humas Polres Manggarai, Daniel Jihu.

Pihak polisi dan Basarnas sempat melakukan pencarian di sepanjang sungai Wae Pesi. Kondisi arus sungai yang deras disertai air yang keruh menyulitkan pencarian.

Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 wita, seorang nelayan secara tak sengaja menemukan korban.

Amirudin (30), nelayan asal Tampode, Desa Salama, Reo yang sedang memancing ikan tiba-tiba melihat jasad korban mengenakan celana pendek warna merah sedang mengapung di atas laut.

Kemudian Amirudin memberitahukan hal itu kepada nelayan lainnya yang sedang memancing ikan di sekitar lokasi tersebut. Mereka pun mendayung perahunya untuk mendekati korban.

Para nelayan kemudian berupaya mengikat korban agar korban tidak terbawa arus laut. Nelayan lainnya melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Sejam kemudian, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Reo, dan Polairud menggunakan perahu karet milik Basarnas mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Jenazah dievakuasi ke darat melalui tepi sungai Wae Pesi di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Korban disambut isak tangis keluarganya.

Tak lama kemudian, jenazah diangkut ke Puskesmas Reo untuk dilakukan pemeriksaan kondisi fisiknya oleh petugas. Di puskesmas tersebut, jenazah diamankan sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Ndona, Ende untuk dimakamkan.

NJM/Floresa