Air menggenangi Perempatan Jalan depan Polsek Borong, Selasa, 4 Desember 2018. (Foto: Istimewa).

Borong, Floresa.coHujan lebat yang mengguyuri Borong, ibukota Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa sore, 4 Desember 2018 menyebabkan puluhan rumah dan tempat usaha di Kelurahan Rana Loba terendam banjir.

Luapan air juga menghanyutkan sampah-sampah yang selama ini memenuhi drainase. Akibatnya, beberapa ruas jalan termasuk jalan trans Flores yang membelah kota Borong dipenuhi sampah.

Pantauan Floresa.co, air mulai menggenang pemukiman dan tempat usaha warga mulai pukul 15.00 hingga pukul 17.00 Wita. Saat itu hujan turun dengan sangat lebat.

Kondisi paling parah terlihat di RT 16, RW 009, Kelurahan Rana Loba. Di wilayah itu, luapan air setinggi lutut orang dewasa menggenang beberapa rumah warga.

Banjir juga menggenang sejumlah tempat usaha di sepanjang jalan Trans Flores yang membelah kota Borong.

Selain di wilayah itu, kondisi paling parah juga terlihat di perempatan Kantor Polsek Borong. Di wilayah itu, drainase mampet karena dipenuhi material batu, pasir, dan sampah plastik. Menyebabkan air meluber ke badan jalan dan mengalir hingga ke rumah-rumah warga.

Warga mengakui, banjir terjadi karena lingkungan sekitar, terutama drainase ditumpuki sampah. S lain itu, kondisi drainase yang rusak dan sempit menyebabkan air meluap ke mana-mana.

“Kami berharap pemerintah untuk segera memperbaiki selokan-selokan di sekitar ini. Karena terlalu sempit,” ujar Ismal, salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir.

Rosis Adir/Floresa