Viktor Laiskodat. (Foto: Detik.com)

Labuan Bajo, Floresa.coSaat berbicara tentang dukungan terhadap produksi dan penjualan minuman keras (arak) lokal, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sempat menyampaikan guyon.

“Kalau Yesus lahir di NTT, ia pasti minum arak,” katanya pada Jumat, 29 November 2018 di hadapan para pejabat pemerintah di tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Pernyataan Laiskodat dalam acara itu disambut tepuk tangan.

Ia menekankan, sebagai produk lokal yang mendukung ekonomi masyarakat, produksi dan penjualan arak tidak boleh dilarang, seperti yang sering terjadi selama ini.

Pemerintah, kata Laiskodat, memiliki tugas untuk membuat arak menjadi minuman berkualias.

”Saya ingin menamakan produk minuman NTT, Sophia,” katanya.

BACA: Laiskodat: Cabut Larangan Penjualan Miras Lokal

Laiskodat juga berpesan agar polisi tidak lagi menangkap masyarakat yang menjual arak.

“Tidak boleh menangkap dan melarang orang-orang yang sedang belajar memproduksi minuman keras lokal,” ujarnya dalam pertemuan tersebut, yang turut dihadiri Wakapolda NTT, Brigjen Pol Johanis.

Ferdinand Ambo/Floresa