Warga saat memperbaiki jembatan Wae Mas. (Foto/Floresa).

Borong, Floresa.co – Jembatan Wae Mas di perbatasan Kecamatan Kota Komba-Elar Selatan yang beberapa waktu lalu ambruk, kini sudah diperbaiki kontraktor.

Hal tersebut disampaikan Rian, kontraktor pemenang tender pengerjaan jalan dan jembatan menuju kampung Watu, Desa Golo Wuas, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), kepada Floresa.co, Jumat, 16 November 2018.

Rian membantah jika perbaikan jembatan Wae Mas, yang saat ini sudah kembali dilalui kendaaran itu, karena swadaya masyarakat setempat.

Menurutnya, semua material dan upah pekerja, dibiayainya.

“Tukang (pekerja), kami pakai orang di kampung Watu. Mungkin karena pakai tukang di sana, jadinya orang berpikir itu swadaya. Tapi sebenarnya seluruh biaya perbaikan jembatan itu, saya yang tanggung,” jelas Rian.

BACA JUGA: 

Senada dengan Rian, wakil ketua DPRD Matim, Gorgonius Bajang mengatakan, jembatan itu bukan diperbiki secara swadaya oleh masyarkat setempat.

Menurut wakil rakyat Dapil Sambi Rampas-Elar-Elar Selatan itu, setelah ia mengetahui bahwa jembatan Wae Mas ambruk dan masyarakat mau memperbaikinya secara swadaya, ia langsung berkoordinasi dengan PPK.

“PPK bilang itu jalan dan jembatan masih dalam masa pemeliharaan,” ujar Bajang saat dikonfirmasi Jumat siang di kantor DPRD Matim.

Setelah mendapat penjelasan PPK, lanjutnya, ia langsung berkoordinasi dengan kontraktor, Rian, untuk bersama-sama ke lokasi.

“Waktu itu, saya dengan kontraktornya yaitu Baba Rian, sama-sama ke kampung Watu. Sampai di sana, saya minta itu Baba Rian untuk memberikan pernyataan di hadapan masyarakat bahwa dia yang bertanggungjawab memperbaiki jembatan dan jalan yang rusak itu,” katanya.

Ia membenarkan jika jembatan itu, kini sudah selesai diperbaiki.

Selanjutnya, kata dia, terkait uang yang dikumpulkan oleh masyarakat  di perangkat desa, untuk membiayai perbaikan jembatan tersebut, sudah dikembalikan.

Rosis Adir/Floresa