Para peserta tes CPNS di Kabupaten Manggarai sedang melakukan registrasi di meja panitia, Kamis pagi, 8 Novemver 2018. (Foto: Floresa)

Floresa.co – Hingga memasuki hari kelima pelaksanaaan tes, baru 15 orang peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Manggarai yang mencapai angka passing grade atau ambang batas minimal.

Sebanyak 2.300 pelamar  telah mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hingga sesi ketiga hari Kamis pagi, 8 November 2018. Mayoritas peserta gugur karena nilai tes tidak mencapai passing grade.

SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di mana peserta harus mengerjakan 100 soal yang terbagi dalam tiga bidang. Rinciannya, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Peserta jalur umum, harus mendapat nilai melebihi passing grade di tiap jenis soal, dan tidak berlaku sistem nilai komulatif. Contohnya, bila nilai TKP dan TIU terpenuhi, namun TWK tidak, berarti peserta dinyatakan gagal.

Di Manggarai, pada hari pertama, Minggu, 4 November 2018, tak satu pun dari 500 peserta yang berhasil mencapai passing grade.

Baru pada hari kedua, Senin, 5 November 2018, terdapat empat peserta yang berhasil. Mereka adalah Maria Vianey Roswita Wanggur, Vianus Jebarus, Klaudia Triani, dan Ursula Oktaviana Marut.

Selanjutnya, pada Selasa, 6 November 2018, tercatat enam peserta melewati passing grade, yakni Yosefina Mariani Prawati Parus, Anggelina Waltrudis Mere, Robertus Daru, Mariana Agnonika Tatus, Isadora Nahi dan Antonia Farani Bathe Doe.

Pada Rabu, 7 November 2018, empat peserta lagi yang berhasil, yakni Alfonsia Kamelia Saryani Dan, Sirila Helmmi Cebit, Leni Setiawati, dan Agnesia Erliana Sibayang.

BACA JUGA: Untuk Sementara, Alumnus STKIP Ruteng Peraih Nilai Tertinggi Tes CPNS di Manggarai

Untuk sesi pertama dan kedua pada Kamis, 8 November 2018, baru satu orang peserta yang berhasil, yakni Prisilia Harum.

NJM/Floresa