Floresa.co – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan bagi korban bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

“Saat ini jumlah pengumpulan dananya baru mencapai Rp500 jutaan, daan saat ini kami masih membuka kesempatan jika ada saudara-daudara kita di NTT yang ingin menyumbangkan bantuan,” kata Sekretaris Daerah NTT Benediktus Polo Maing seperti dilansir Antara, Kamis 11 Oktober 2018.

Benediktus mengatakan saat ini proses pengumpulan dana bantuan masih terus berjalan dan akan terus terkumpul sampai dengan jumlah banyak.

“Kita kumpulkan saja dana bantuannya, jika sudah diyakini banyak maka akan langsung dikirim ke saudara-saudara kita agar bisa dimanfaatkan,” katanya.

Ia mengharapkan bantuan yang sedang dikumpulkan itu mampu meringankan beban dari para korban bencana alam itu.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sampai dengan Selasa 9 Oktober 2018, menyebutkan jumlah korban yang meninggal akibat gempa dan tsunami itu mencapai 2.010 jiwa, dengan rincian 171 di Donggala, 1.601 di Palu, 222 di Sigi, 15 di Moutoung, dan 1 orang di Pasang Kayu.

Gempa dan tsunami Palu Donggala juga menyebabkan 2.549 orang mengalami luka berat, dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan terdapat 2.549 orang mengalami luka berat, dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Bantuan itu, kata dia, berasal dari sejumlah pengusaha, aparat sipil negara (ASN), serta sejumlah pemerintah kabupaten di NTT.

Antara/Floresa