Ruteng, Floresa.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Manggarai menargetkan meraih kemenangan 20 persen kursi DPRD di kabupaten tersebut pada pemilihan umum legislatif 2019 mendatang.

“Targetnya, kita harus raih 20 persen,” kata Ketua DPD II Golkar Manggarai, Simprosa Rianasari Gandut usai rapat konsolidasi kader Golkar se-Manggarai Raya dalam rangka persiapan Pileg dan Pilpres 2019, di Aula Efata-Ruteng, Kamis pekan lalu.

Ia sungguh yakin mencapai target tersebut. Sebab, Golkar, kata dia, memiliki kekuatan sampai pada level desa.

“Di desa-desa, kami memiliki 5 orang pengurus,” katanya.

“Itu yang menjadi salah satu kekuatan kami untuk mencapai target 20 persen kursi di DPRD,” lanjutnya.

Selain itu, katanya, dukungan dari masing-masing pendukung Caleg Golkar di kabupaten tersebut juga menjadi kekuatan tersendiri bagi partai berlambang pohon beringin itu.

Menurut wakil ketua II DPRD Manggarai itu, meskipun Golkar punya peluang untuk menduduki kursi ketua DPRD, ia tidak mau berbicara besar. Sebab, semua itu tergantung restu Tuhan.

“Ya, semuanya tentu atas restu Tuhan. Saya tidak mau mendahului kehendak Tuhan” ujarnya.

Gandut juga mengatakan sangat mendukung apa yang disampaikan ketua DPD 1 Golkar NTT terkait target kemenangan pada pemilu 2019 mendatang.

Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena mengatakan, Golkar menargetkan meraih dua kursi DPR RI dari Dapil NTT I dan NTT II pada Pileg tahun depan.

“Peluang DPR RI terbuka lebar. Market politik di Manggarai Raya, jualan Sebas Salang harganya bagus,” kata Melki saat membawakan materi pada rapat konsolidasi Partai Golkar se-Manggarai Raya di Aula Efata Ruteng.

Selain itu, menurut Melki, untuk DPRD NTT, Golkar juga menargetkan meraih dua kursi dari Dapil IV (Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur).

Sedangkan untuk DPRD Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur, Golkar NTT menargetkan kemenangan 20 persen kursi.

Menurutnya, target tersebut memiliki dasar dengan mengacu kepada hasil survey pasca Pilgub NTT, 27 Juni 2018 lalu.

Berdasarkan survey tersebut, kata dia, Golkar di Kabupaten Manggarai Barat meraih 16,2 persen, Manggarai Timur sebesar 18 persen, dan Manggarai 16,3 persen.

“Ini baru berbicara partai, belum bicara caleg. Saya terlalu yakin bahwa angka Golkar itu berbeda dengan partai-partai lain yang hanya mengandalkan figur orang perorang,” ujarnya.

Ia meminta kepada seluruh kader Golkar NTT agar bekerja secara serius untuk mencapai target kemenangan Pileg 2019.

“Untuk mencapai target ini kerjanya tidak boleh main-main. Semua mesin partai harus bergerak,” katanya.

Rosis Adir/Floresa