Floresa.co – Pengerjaan proyek pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan Wae Mas di perbatasan Desa Golo Nderu Kecamatan Kota Komba dengan Desa Golo Wuas Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diduga asal-asalan.

Pasalnya, baru berumur sekitar 2 tahun, kondisi jalan dan jembatan tersebut memprihatinkan.

Pantauan Floresa.co, Jumat, 24 Agustus 2018, jembatan itu sudah ambruk. Tampak sejumlah kayu gelondongan ukuran sedang dan dua bilah papan berjejer mengantikan beton.

Kendaraan tampak kesulitan saat melintasi jembatan tersebut.

Selain jembatan itu, kerusakan juga terjadi pada jalan. Tampak banyak lubang menganga pada ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Kota Komba bagian utara dengan Kecamatan Elar Selatan itu.

Menurut beberapa warga yang dijumpai Floresa.co di kampung Watu, Desa Golo Wuas, pembangunan jembatan dan  pengaspalan jalan  tersebut dikerjakan pada 2016 lalu.

“(Jembatan) Itu dikerjakan tahun 2016. Dikerjakan oleh Baba Rian dari Borong,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

“Begitu selesai dibangun, beberapa bulan kemudian (jembatan Wae Mas)  langsung ambruk diterjang banjir,” tambah salah seorang warga lain.

Mereka juga menginformasikan, saat pengerjaan jalan dan jembatan itu, tidak dipasang papan informasi proyek.

“Sehingga kami tidak tahu, nama CV yang kerja (jembatan dan jalan) dan panjang jalan yang diaspal berapa kilo (Km),” kata mereka.

Karena tak kunjung diperbaiki oleh kontraktor, kata sumber tersebut, mereka berinisiatif untuk menggantikan beton yang ambruk dengan kayu glondongan agar kendaraan bisa melintas.

“Kita kerja swadaya (perbaiki jembatan). Kalau tidak, oto (mobil) tidak bisa masuk ke kampung untuk angkut hasil (kopi),” kata mereka.

Masih menurut warga, rusaknya ruas jalan yang diaspalkan pada dua tahun lalu itu, disebabkan karena tidak adanya got jalan.

“Kalau hujan, air mengalir di jalan. Sehingga, aspalnya terkelupas,” ujar mereka.

Floresa.co sudah berupaya mengonfirmasi pihak dinas PU Manggarai Timur terkait proyek pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan Wae Mas tersebut.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Pesan WhatsApp belum dibalas oleh Plt Kadis PU, Yos Marto.

Rosis Adir/Floresa