Gedung Pasar Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba yang dikelilingi oleh rumput liar. (Foto: Rosis Adir/ Floresa)

Floresa.co, Borong – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Manggarai Timur berjanji akan segera memanfaatkan lagi Pasar Rana Mbeling yang selama ini mubazir.

Kepala Dinas, Basilius Teto mengatakan, pihaknya sudah menyurati pemerintah Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba untuk mengelola pasar tersebut.

Selain melalui surat, kata Teto, utusannya juga pernah bertemu langsung dengan kepala desa untuk membahas masalah itu.

“Menurut kepala desa, selama ini (pasar) tidak difungsikan karena akses masuknya susah. Jalan dari Mukun ke Rana Mbeling, rusak. Kendaraan pedagang yang dari wilayah Borong sampai Mukun tidak bisa masuk Rana Mbeling, makanya pasar sepi dan tidak terpakai,” katanya kepada Floresa.co di ruang kerjannya di Lehong, Borong, Kamis siang, 2 Agustus 2018.

Ia pun memastikan bahwa pihak desa sudah bersedia untuk mengelola pasar mingguan tersebut.

“Jika sampai Agustus ini, pihak desa belum juga membenahi pasar itu, maka kita yang ambil alih,” katanya.

Ia menyatakan, pembangunan pasar itu atas permintaan warga, juga menimbang banyaknya hasil pertanian di wilayah itu.

“Makanya kita bangun. Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi di desa itu bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Kondisi Pasar Rana Mbeling yang tidak terurus diberitakan Floresa.co pada 16 Juni lalu, di mana rumput liar memenuhi bangunan megah itu. Sebagian atapnya pun ada yang sudah terlepas.

BACA: Mubazir, Kini Pasar Rana Mbeling Jadi Tempat Pelihara Kambing

Menurut pengakuan Agnes, salah seorang warga, gedung pasar itu dijadikan tempat pemeliharaan ternak kambing.

Kala itu, kepada Floresa.co Teto mengatakan, yang berkewajiban mengurus pasar tersebut adalah pemerintah Desa Rana Mbeling.

Sementara itu, Kepala Desa, Bonefasius Sole mengatakan, pihaknya tidak bisa mengelola pasar itu karena belum ada proses penyerahakan dari kabupaten kepada desa.

Rosis Adir/ARL/Floresa