Bisa kayu atau yang populer dengan sebutan 'oto colt' terbalik di ruas jalan TransFlores, Borong-Ruteng pada Rabu sore, 18 Juli 2018. (Foto: Floresa)

Borong, Floresa.co – Sebuah bus kayu atau yang populer dengan sebutan ‘oto colt’ terbalik di ruas jalan Trans Flores, Borong-Ruteng, tepatnya di Bea Nekes, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur pada Rabu sore, 18 Juli 2018.

Mobil yang dilaporkan merupakan milik warga di Buti, Lengko Ajang, Kecamatan Sambi Rampas itu sedang bergerak dari arah Borong. Tujuannya tidak diketahui.

Pantauan Floresa.co, dalam posisi terbalik, di samping mobil bernomor polisi EB 7519 P itu, terdapat pasir dan sejumlah jerigan. Sebagian pasir tampak menumpuk di atas badan jalan, sedangkan sisanya masih menempel di mobil.

Jerigen-jerigen tampak terlempar sampai ke luar badan jalan.

Sampai pukul 17.40 Wita, Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai terlihat berada di lokasi kejadian untuk meminggirkan mobil mengingat posisinya yang memakan hampir seluruh badan jalan.

Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan sebuah mobil truk. Menggunakan sebuah kawat berdiameter 10 cm yang dihubungkan dengan mobil truk tersebut, oto colt itu perlahan ditarik sehingga bisa dikembalikan ke posisi semula, lalu  diparkir di luar badan jalan.

Polisi yang dibantu beberapa warga kemudian menyiram jalan yang basah akibat tumpahan oli dan bahan bakar minyak.

Sekitar pukul 18.20 lalu lintas di lokasi kembali normal. Kendaraan dari dua arah yang semula antri menunggu proses evakuasi selesai akhirnya kembali meneruskan perjalanan.

“Kami mendapat informasi dari anggota intel bahwa terjadi Lakalantas di wilayah Ranamese sehingga saya kerahkan anggota karena posisi mobilnya memakan badan jalan,” kata Kasat Lantas Polres Manggarai, Jainudin kepada Floresa.co sesaat usai mobil dipinggirkan.

Ia menjelaskan, penyebab kecelakaan belum diketahui.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Sopir serta empat penumpang mobil tersebut, kata dia, sedang dirawat di Puskemas Mano-Poco Ranaka.

ARJ/ARL/Floresa