Tak Teraliri Listrik, SMA Negeri 1 Lamba Leda Belum Bisa UNBK

0
1319
Kepala SMAN 1 Lamba Leda, Fransiskus Ler dan beberapa peserta UN, bersama Camat dan pihak keamanan usai memantau pelaksanaan UN hari pertama di sekolah itu.

FLORESA.CO Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang beberapa tahun terakhir diterapkan di sekolah-sekolah, belum bisa dilaksanakan di mayoritas sekolah di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya di SMA Negeri 1 Lamba Leda.

Tak hanya karena minim perangkat komputer, sekolah tersebut belum teraliri listrik dari PLN. Saat ini, jarak jaringan listrik ke sekolah tersebut kurang lebih 1,5 kilometer.

Kepala SMA Negeri 1 Lamba Leda, Fransiskus Ler, berharap agar sekolah tersebut bisa dialiri listrik sehingga berbagai kemudahan bisa diwujudkan.

“Termasuk bisa mewujudkan UNBK di sekolah kami ini,” harap Fransiskus.

Pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama di sekolah itu dipantau oleh Camat Lamba Leda Aleksius Rahman bersama Kapospol Benteng Jawa Bripka Arsi Lentar.

“Pelaksanaan UN berjalan dengan lancar,” kata Aleksius.

Jumlah peserta UN di sekolah tersebut sebanyak 111 orang. Namun yang mengikuti ujian hanya 106 dengan rincian jurusan IPA sebanyak 12 orang dan jurusan IPS sebanyak 94 orang. Sedangkan lima siswa lainnya mengundurkan diri.

Priska Leri, salah seorang peserta UN jurusan IPS mengaku tidak mengalami kendala dalam mengerjakan soal ujian.

“Ujian hari ini, Bahasa Indonesia. Semua soal yang tersedia, saya bisa kerjakan dengan baik,” ujarnya.

EYS/ARJ/FLORESA

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini