Adre Garu (Foto: JPNN).

Borong, Floresa.co – Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Hanura berkomitmen memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim), Tarsi Syukur-Yoseph Biron Aur pada Pilkada 27 Juni mendatang.

Pasangan dengan sebutan Tabir itu didukung Hanura, PKB dan PKPI.

Adrianus Garu, Ketua Bidang Keanggotaan DPP Hanura mengatakan kepada wartawan di Labuan Bajo, Rabu, 28 Februari 2018, saat ini seluruh pengurus Partai Hanura Matim bersama-sama dengan partai koalisi sudah bekerja secara maksimal.

“Kita pastikan Tabir menang. Seluruh relawan Partai Hanura bekerja dengan partai koalisi dan akan terus bekerja,” ujarnya.

Menurut anggota DPD NTT yang biasa disapa Andre ini, Matim memiliki potensi sumber daya alam yang begitu hebat, baik di bidang pariwisata, pertanian maupun berbagai potensi lainnya.

Demi memaksimalkan pembangunan di wilayah itu, kata dia, butuh sosok pemimpin yang siap bekerja

“Pa Tarsi bersama Pa Yos sudah terbukti. Keduanya punya kompetensi, sehingga bisa dipastikan bahwa Kabupaten Manggarai Timur semakin maju dan jaya di bawah kepemimpinan mereka,” katanya.

Kedua sosok ini, jelas dia, tidak sedang mencari popularitas atau kekuasaan semata, melainkan memiliki rasa dan tanggung jawab untuk pembangunan Matim kearah lebih baik

“Secara kemampuan dan pengalaman, pasangan ini sudah teruji. Mereka juga memiliki jaringan luas, baik di kanca nasional maupun internasional,” jelas Andre.

“Pa Tarsi mantan pelaku pariwisata yang sudah sukses, dilanjutkan dengan meniti karirnya menjadi anggota DPRD Matim. Sementara pa Yoseph Biron, mantan birokrat yang berpengalaman,” tambahnya.

Dengan demikian, jelas dia, masyarakat Matim sudah saatnya memilih pemimpin yang mampu bekerja demi kemajuan Matim.

“Bukan saatnya lagi propaganda. Sekarang pemimpin itu harus memiliki semangat dan etos kerja yang baik serta tidak kaku dengan masyarakat dan seluruh elemen, sehingga proses pembangunan Matim berjalan maksimal,” ungkapnya.

“Saya yakin keduanya mampu meretas ketertinggalan yang belum maksimal (diselesaikan) oleh pemimpin pendahulu mereka,” ujar Andre.

Karena itu, ia mengajak masyarakat Matim untuk menggunakan haknya pada Pilkada mendatang.

Andre juga menghimbau para pendukung Tabir untuk menjaga stabiltas politik di Matim dan tidak melakukan kampanye hitam terhadap pasangan calon lainnya

“Mari kita menjalania demokrasi ini secara baik dan benar. Tidak boleh menjatuhkan satu dengan yang laiinya,” katanya.

Pilkada Matim diikuti oleh lima pasangan calon. Selain Tabir, pasangan lainnya adalah Frans Sarong-Kasmir Don (Sarong-Kasmir) yang diusung Partai Golkar dan Gerindra; pasangan Andreas Agas-Stef Jaghur (paket Aset) yang diusung Partai PAN, PKS, dan PBB; pasangan Marselis Karong Sarimin-Paskalis Serajudin (paket Merpati) yang diusungPDI Perjuangan, Demokrat, dan Nasdem dan pasangan yang maju dari jalur independen, Bonifasius Uha-Frans Anggal.

 

Ferdinand Ambo/ARL/Floresa