Tiang listrik patah ditimpa pohon tumbang di Wae Mantar, Kawasan Hutan Lindung Golo Lusang, menyebabkan terputusnya suplay energi listrik dari PLTPB Ulumbu ke PLN Rayon Ruteng. (Foto: Dok).

Ruteng, Floresa.co – Listrik di kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya tiba-tiba mengalami pemadaman sejak Minggu, 25 Februari 2018 dini hari. Pada pagi harinya, kembali menyala. Namun di beberapa wilayah di sekitarnya masih mengalami pemadaman.

Pemadaman tersebut ternyata disebabkan karena terputusnya suplai energi listrik dari PLTPB Ulumbu, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese menuju PLN Area Ruteng.

Kepala PLN Area Ruteng, Dhanu Wijaya, kepada floresa.co, Minggu pagi mengatakan suplai listrik dari Ulumbu terhambat akibat adanya gangguan jaringan di Wae Mantar, kawasan hutan lindung Golo Lusang.

“Suplai (listrik dari) Ulumbu kembali terhambat karena dua tiang listrik patah tertimpa pohon jam 01.30 Wita,” jelas Danung melalui pesan whatsApp.

Ia mengatakan, selama terputusnya suplai energi dari Ulumbu, PLN hanya menggunakan PLTD Waso dengan kapasitas yang sangat kecil.

Pihaknya telah berusaha memperbaiki dua tiang yang rusak sejak pukul 06.00 Wita. Jika cuaca bersahabat, perbaikan sudah dituntaskan hingga Minggu sore.

Suplai energi listrik dari PLTPB Ulumbu kerap mengalami gangguan lantaran kabel dan tiang listrik kerap ditimpa pepohonan tumbang di kawasan hutan lindung Golo Lusang. Untuk menghindari hal itu, PLN telah membangun jaringan SUTT namun hingga kini belum diselesaikan. (EYS/ARJ/Floresa).