Marianus Sae

Floresa.co – Marianus Sae, Bupati Ngada dibawa ke KPK pada Minggu petang, 11 Februari 2017 setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Menurut KPK, Marianus ditangkap di Surabaya, Jawa Timur sekitar pukul 10.00 WIB terkait kasus suap.

”Pemberiannya lewat transfer, terus digunakan memakai ATM (anjungan tunai mandiri),” kata salah seorang pimpinan KPK seperti dikutip Kompas.id.

Ia menjelaskan, OTT ini didahului pengamatan yang panjang. Para penyidik KPK sudah memantau sepak terjang Marianus sejak lama dan semakin intens sejak adanya dugaan korupsi untuk kelancaran prosesnya maju sebagai bakal cagub pada Pemilihan Gubernur NTT tahun ini.

”Bupati ini diamati sejak lama,” kata sumber tersebut.

Marianus ditangkap sehari menjelang dirinya ditetapkan secara resmi sebagai calon gubernur NTT yang diusung PDIP dan PKB.

Ia berpasangan dengan Emelia J Nomleni, Ketua DPC PDI-P Timor Tengah Selatan, sebagai bakal calon wakil gubernur.

ARL/Floresa