OMK Stasi St. Maria DIkandung Tanpa Noda di Robo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengolah lahan kosong milik stasi untuk ditanami cabai dan sayuran. Pastor Antonius Faot CS mulai mendampingi OMK dalam kegiatan ini sejak dua minggu lalu, (Foto: Pastor Antonius Faot CS/ucanews.com)

Floresa.co – Pastor Antonius Faot dari Kongregasi Misionaris St. Karolus (CS, Scalabrinian) tengah berusaha membentuk karakter Orang Muda Katolik (OMK) Stasi St. Maria Dikandung Tanpa Noda di Robo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kegiatan berkebun.

“Di pekarangan gereja (stasi) ada lahan kosong. Saya mengajak OMK untuk mengelola apa yang ada,” katanya, seperti dilansir kantor berita Katolik, ucanews.com, Rabu, 7 Februari 2018.

Menurut imam yang akrab disapa Pastor Toni itu, kegiatan berkebun sudah dimulai sekitar dua minggu lalu.

Setiap Sabtu, mulai pukul 14.00 WITA hingga 16.00 WITA, sekitar 20 OMK ikut serta dalam kegiatan menanam cabai dan sayuran seperti sawi dan buncis di atas lahan seluas satu hektar milik stasi.

“Tujuannya adalah pembentukan karakter. Saya mau membangun semangat bekerja di kalangan OMK,” lanjutnya.

Selain itu, kegiatan berkebun juga bertujuan untuk membantu renovasi gereja stasi.

“Daripada mengajukan proposal permintaan dana. Meski saya tidak tahu hasilnya akan seperti apa nanti. Kita usahakan dulu,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan berkebun juga diharapkan bisa mencegah OMK untuk menjadi buruh migran di luar negeri seperti Malaysia.

“Pemberdayaan di kampung itu kurang. Makanya orang pergi ke luar negeri untuk bekerja sebagai buruh migran,” tegasnya.

Data tahun 2017 dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menyebutkan bahwa sekitar 1.955 buruh migran berasal dari Propinsi NTT.

Pastor Toni mengatakan kegiatan berkebun mendapat sambutan yang sangat positif dari OMK.

“Ini membuat saya semakin semangat (dalam mendampingi OMK),” lanjutnya.

Kegiatan berkebun di lahan kosong yang diprakarsai oleh Pastor Toni sejalan dengan program pemerintah setempat.

Bupati Deno Kamelus telah mengajak masyarakat setempat untuk menanam tanaman hortikultura di lahan kosong.

Indonesia.ucanews.com/ARL/Floresa