Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula. (Foto: Floresindependen.com).

Labuan Bajo, Floresa.co – Sejumlah wartawan mendatangi kantor Bupati Manggarai Barat untuk mewawancarai Bupati Agustinus Ch Dula terkait polemik lahan seluas 30 hektar di Kerangan atau Toroh Lemma Batu Kallo, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 8 Februari 2018.

Kedatangan wartawan sesuai janji Bupati Dula sendiri yang disampaikan melalui ajudannya sehari sebelumnya.

“Bapa tua bilang, besok pagi saja karena beliau masih sibuk,” ujar ajudannya pada Rabu, 7 Februari 2018.

Sejumlah wartawan menunggu Bupati sejak pagi hingga siang. Pagi harinya, Bupati mengikuti rapat dengan PLN di ruang rapat di samping ruang kerjanya. Usai rapat, ia menerima Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumo Wardono.

Wartawan sempat menunggu sampai pukul 14.00. Saat Kapolres Julisa Kusumo Wardono keluar dari ruangan bupati, wartawan sempat mewawancarainya. Usai mewawancarai Kapolres, wartawan didatangi seorang ajudan Bupati yang mengatakan bahwa bupati tak punya waktu untuk diwawancarai saat itu. Bupati menjanjikan waktu lain untuk diwawancarai melalui konferensi pers.

“Bapak tidak bisa diwawancarai hari ini. Nanti tanggal 17 Februari ada konferensi pers. Saat itu saja baru bisa bertemu wartawan,” ujar ajudan.

Wartawan yang menunggu sejak pagi pun akhirnya pulang dengan kecewa. (EYS/ARJ/Floresa).