Ilustrasi

Floresa.co  Seorang bidan di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas setelah gantung diri di pondok bersalin desa atau Polindes.

Sebagaimana dilaporkan Kompas.com, Selasa, 6 Februari 2018, bidan bernama Maria Anita Seuk itu yang bertugas di Desa Angkaes, Kecamatan Welimen itu memilih mengakhiri hidupnya pada Senin kemarin.

Iptu Yusuf, Kapolsek Weliman mengatakan, pada leher Maria terlilit tali nilon yang terikat pada palang pintu kamar tidur di Polindes Angkaes saat ditemukan pukul 17.30 Wita.

Menurut Yusuf, jenazah Maria, pertama kali ditemukan oleh suaminya, Alexander Klau Seran.

Saat gantung diri, Maria sendirian di rumah tersebut, sementara suami dan anaknya sedang berada di rumah di tetangga.

“Pada pagi hari, suami dan anak mereka pergi ke Desa Umalawain untuk antar mobil rental di rumah bosnya,” kata Yusuf.

“Pada sore hari saat pulang sampai rumah, pintu dikunci dari dalam. Setelah ngintip lewat jendela belakang, barulah sang suami melihat Maria sudah tergantung di tali nilon,” lanjut Yusuf.

Alexander kemudian memberitahukan kepada warga dan aparat desa serta polisi. Jenazah Maria, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun untuk divisum.

“Keluarga Maria menolak otopsi dan surat penolakannya sudah ditandatangani oleh keluarga. Untuk motif gantung diri, masih kita dalami,” tuturnya. 

ARL/Floresa