Pembangkit Listrik Ulumbu Rusak, Ruteng dan Sekitarnya Gelap

0
577
Ilustrasi

Ruteng, Floresa.co – Gelap menyelimuti wilayah Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai pada Sabtu, 20 Januari 2018 sejak sore hingga malam.

Pemadaman yang tidak diberitahukan sebelumnya itu, merepotkan warga karena tak sempat mengantisipasi. Apalagi saat pemadaman berlangsung, kota Ruteng diguyur hujan.

I Made Dhanu Wijaya, Manajer PLN Area Manggarai mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman di kota Ruteng lantaran adanya gangguan di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Ulumbu.

“Kita lagi defisit karena satu unit mesin Ulumbu ada gangguan,” jelas Dhanu.

BACA JUGA: 

Pihaknya belum memastikan sampai kapan pemadaman tersebut berlangsung karena tim yang menangani sektor PLTPB Ulumbu belum memastikan hal itu.

Pihak PLN area Manggarai juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.

Haryadi, penanggung jawab pemeliharaan PLTPB Ulumbu membenarkan adanya gangguan pada pembangkit listrik yang terletak di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese itu.

“Satu unit di Ulumbu keluar sistem karena pemeliharaan,” jelasnya.

Ia mengatakan, terdapat kendala pada mesin tersebut dan pihaknya sedang berusaha mengatasinya.

Haryadi tak memberikan penjelasan memadai tentang kondisi mesin dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membereskannya.

Akhir Oktober hingga awal November 2017 lalu, layanan listrik pada PLN area Manggarai juga sempat mengalami gangguan. Saat itu terjadi pemadaman listrik secara bergilir selama sekitar dua pekan untuk Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Pemadaman terjadi lantaran pasokan listrik dari PLTPB Ulumbu dihentikan selama proses pemeliharaan pipa sumur uap utama.

Kebutuhan listrik di Manggarai dan Manggarai Timur hanya dipasok dari PLTD Waso yang hanya berkapasitas 3,8 megawatt (MW). Daya tersebut sangat jauh dari kebutuhan listrik dua kabupaten yang mencapai 9 MW.

EYS/ARL/Floresa

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini