Dituding Selingkuh, Oknum DPRD Manggarai Dilapor ke Polisi

0
7052
Bukti surat laporan polisi. (Foto: Ist)

Floresa.co – Ferdinandus Egar, warga Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa tenggara Timur (NTT) melaporkan Robertus Iwan Nobo, oknum anggota DPRD Kabupaten Manggarai ke Polres setempat.

Egar menempuh jalur hukum, setelah memiliki cukup data atas dugaan selingkuh isterinya yang berinisial YL dengan oknum itu.

“Setelah mencermati berbagai bukti, saya memilih menempuh jalur ini”, kata Egar kepada Floresa.co, Kamis, 11 Januari 2018.

Menurutnya, sebagai seorang suami, dirinya tidak menyangka ada masalah ini dalam rumah tangganya. “Sempat curiga awalnya, tetapi (saya) berusaha tetap mempercayai istri,” katanya.

Sambil menahan air mata, Egar mengatakan dirinya sangat shock mendapat keluhan dari istri oknum DPRD itu yang mendatangi tempat kerjanya beberapa waktu lalu.

Ia mengaku, juga  tetap menahan amarah meski istri oknum itu sempat memposting di media sosial hubungan yang terjalin antara istrinya dan oknum itu.

“Awalnya, di kantor saya didatangi seorang ibu hamil bersama kedua orang anaknya. Saat itu, saya sedang sibuk menjalankan tugas kantor,” katanya.

“Seorang teman kerja saya beritahu bahwa ada yang mencari saya. Ketika tidak langsung saya layani, teman saya kembali memanggil saya agar segera menemui ibu itu. Saat pertama kali bertemu, saya tanya, ini keperluan kantor atau pribadi. Dia menjawab, ‘pribadi,’ lalu kami ngobrol di salah satu ruangan,” lanjunya.

Dirinya pun menanyakan tujuan kedatangan ibu itu.

“Dia langsung bilang kalau istri saya selingkuh dengan suaminya. Saya tidak percaya, lalu ibu itu terus bercerita, membuat saya pening. Selanjutnya ia menunjukan beberapa bukti percakapan istri saya dengan suaminya,” kata Egar.

“Saya sangat shock. Meskipun sepenuhnya belum bisa dipercaya, saya pun meminta agar percakapan itu segera dikirim ke saya,” katanya.

Selanjutnya, kata Egar, dirinya langsung pulang ke rumah menemui istrinya.

“Saya ajak baik-baik dan meminta menunjukan HP. Saya pun melihat semua percakapan keduanya, bak sedang jatuh cinta. Ngeri!,” katanya.

“Saya sangat marah dan kesal. Dan jawaban istri saya saat itu, dia memilih menjalin hubungan dengan oknum itu karena perhatian (yang ia peroleh),” lanjutnya.

Setelah mendapatkan data-data awal, Egar selanjutnya meminta informasi tambahan dari istri oknum DPRD.

“Saya tanya istrinya, apakah mengenal Pajero Sport dengan nomor polisi A 88 WG dan di bagian plat ada tulisan ‘Iwan Poenya.’ Istrinya menjawab, mobil itu milik suaminya,” jelas Egar lagi.

Menurut Egar, mobil itu pernah menjemput istrinya di rumah dan mengantarnya ke Labuan Bajo.

“Dari rumah ternyata mereka menginap di salah satu hotel di Labuan Bajo. Saya sama sekali tidak mencurigai awalnya,” katanya.

“Sopir yang menjemput istri saya sudah menjadi saksi di Polres. Selain dia, ada pihak lain yang sudah diambil keterangan, termasuk istri pelaku,” lanjut Egar.

Disamping melapor ke polisi, dirinya sudah mengajukan gugatan cerai kepada istrinya.

“Sudah saya daftar di pengadilan. Dan saya siap menerima konsekuensi dari persoalan ini. Saya tidak takut, bukti sudah lengkap,” tegasnya.

Dirinya juga sudah melaporkan kasus ini ke pimpinan DPRD melalui Wakil Ketua DPRD, Paul Peos, juga kepada ketua MKD.

“Saya menyampaikan secara lisan dan tulisan, juga kode etik DPRD saya lampirkan dalam laporan ini,” katanya.

“Saya kecewa, sampai saat ini belum ada progress lanjutan dari laporan saya ke DPR. Saya akan kembali mendatangi kantor DPRD secepatnya,”  ungkapnya.

Floresa.co sudah berkali-kali menghubungi Robertus Iwan Nobo melalui dua nomor ponselnya yang diperoleh dari rekannya sesama anggota DPRD. Namun, kedua nomor itu tidak aktif.

Paul Peos juga demikian. Ia tidak menggubris saat dikonfirmasi melalui SMS dan telepon.

Ferdinand Ambo/ARL/Floresa

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini