Menghilang Selama 4 Hari, Tim SAR Temukan 4 Nelayan Asal Bima di Area TNK

0
333
Gambar: Ilustrasi

Labuan Bajo, Floresa.co – Tim SAR Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NT) bekerja sama dengan tim SAR Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menemukan 4 orang nelayan asal Bima pada Sabtu, 21 Oktober 2017 yang sempat hilang selama 4 hari akibat kapal yang mereka gunakan saat hendak ke Pulau Komodo-Mabar tenggelam.

Keempat nelayan itu yakni, Haji Amin, Samsul, Eko Patrio dan Sudirman. Sementara nelayan bernama King dan Sem hingga pencarian hari keempat belum ditemukan.

Hajim Amin dkk ditemukan di lokasi berbeda. Satu diantaranya ditemukan di Gili Lawa area Taman Nasional Komodo (TNK), pada pagi hari. Sementara tiga korban lainnya ditemukan di belakang Pulau Kalong-TNK pada pukul 18.00 WITA.

Suprianto, salah satu anggota Tim SAR kepada Floresa.co usai mengevakuasi korban mengatakan, 3 orang yang ditemukan hari ini, bertahan hidup karena menggunakan pelampung gabus menuju darat.

“Kita temukan mereka di darat. Belakang Pulau Kalong di dalam kawasan TNK.”

“Sementara korban yang ditemukan tadi pagi, tim SAR menemukan korban di Gili Lawa atau di tengah laut,” jelasnya.

Rencananya, kata Suprianto, Tim akan kembali melakukan pencarian dua korban yang belum ditemukan.

“Hari ini merupakan hari keempat pencarian, dan bersyukur kita sudah berhasil menemukan korban 4 orang,” pungkasnya. (Ferdinand Ambo/ARJ/Floresa).

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini