Diperiksa Sejak Pagi, Kadis PU-PR Matim Akhirnya Digiring ke Rutan Labe

5
2684
Laurens Loni sedang diperiksa di Kejaksaan Negeri Manggarai, didampingi kuasa hukumnya. (Foto: Ronaldus Tarsan/Floresa)

Ruteng, Floresa.co – Kejaksaan Negeri Manggarai menetapkan Laurens Loni sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan gedung inspektorat.

Kepala dinas Pekerjaan Umum – Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) itu pun sudah ditahan di rumah tahanan Labe, Ruteng, Senin malam, 2 Oktober 2017.

Laurens Loni dijerat dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Tata Pemerintahan Matim serta sebagai Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) saat pembanguan gedung inspektorat pada tahun 2015.

“Kami telah menetapkan dia (Laurens Loni) sebagai tersangka hari ini sekitar pukul 19.25 Wita dan dilakukan penahanan,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Ruteng, Ida Bagus Putu Widnyana kepada Floresa.co.

Pihak Kejaksaan tidak menjelaskan lebih lanjut terkait alat bukti yang mendasari penetapan tersangka Laurensius.

Sebab, kata mereka, hal itu masuk dalam ranah penyidikan.

Sumber dana pembangunan gedung inspektorat adalah dari APBD Matim tahun 2015 senilai Rp 1.944.880.000. Kontraktor pelaksana proyek ini adalah CV. Tiga Putera Sejati.

“Kalau sudah P21, berkasnya akan kita limpahkan nanti ke Pengadilan Tipikor di Kupang,” jelas Ida Bagus.

Laurensius merupakan tersangka pertama dalam kasus ini. (Ronald Tarsan/ARL/Floresa)

Advertisement

5 Komentar

  1. Sigap tuntaskan sampai akar2nya Pak,
    Pengadaan WC utk masyarakat di kel. Bangka Leleng-kec. Pocoranaka juga tdk beres, satu mobil pasir dibagi 3 org,dan semennya dpt 7 sak,sementara di kel. Nggalak Leleng,
    Satu org mendapatkan 1 truk pasir dan 8 sak semen,tolong ini segera dicek sebelum terlambat
    korupsi jangan dipupuk biar pembangunan tidak berakibat fatal.
    Terima ksh,peace and love✌

  2. Check sampai tuntas di instansi pemerintah yang lainnya..biar Manggarai bebas dari korupsi

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini