NTT-Timor Leste Jalin Kerja Sama Bidang Pariwisata

1
199
Perbatasan Indonesia-Timor Leste. (Foto: Antara).

Kupang, Flores.co – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan negara tetangga, Timor Leste menyepakati kerja sama di bidang pariwisata sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kunjungan wisatawan ke dua wilayah yang berbatasan darat itu.

“Kerja sama itu lebih difokuskan pada kegiatan promosi obyek-obyek pariwisata dua wilayah itu,” kata Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Eden Klakik di Kupang seperti diberitakan Beritasatu.com, Kamis 21 September 2017.

Dia mengemukakan hal itu terkait peluang kerja sama di sektor pariwisata antardua wilayah itu, setelah mengunjungi negara itu pekan lalu.

“Kami bersama dengan tim dari Kementerian Pariwisata baru kembali dari Dili, Timor Leste untuk membahas peluang-peluang kerja sama di bidang pariwisata,” katanya.

Upaya yang akan dilakukan antara lain melakukan sosialisasi kegiatan lintas perbatasan di Provinsi NTT selama tahun 2017, untuk menarik wisatawan agar jumlah wisatawan ke NTT bisa lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Mengenai kerja sama, dia mengatakan model kerja sama yang disepakati adalah promosi wisata.

“Jadi nanti bahan-bahan ataupun materi-materi yang berhubungan dengan obyek-obyek wisata di NTT akan dikirim ke Timor Leste untuk dipromosikan kepada para wisatawan yang berkunjung ke negara itu,” katanya.

Sebaliknya, bahan-bahan promosi pariwisata dari Timor Leste akan dikirim ke NTT untuk disebarkan ke destinasi-destinasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Jadi wisatawan yang berkunjung ke NTT akan kita tawarkan untuk melanjutkan perjalanan ke Dili, Timor Leste sebelum kembali ke negara asalnya, begitupun wisatawan Eropa yang banyak berkunjung ke Timor Leste akan ditawarkan untuk ke NTT,” kata Eden Klakik menjelaskan.

Menurut Eden Klakik, salah hal yang mengutungkan NTT adalah di Dili, Timor Leste saat ini ada lebih dari 100 kantor kedutaan negara-negara di Asia dan Eropa, yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk mempromosikan obyek-obyek wisata yang ada di provinsi berbasis kepulauan ini.

“Kerja sama promosi wisata ini rencananya akan dimulai pada Desember 2017 mendatang,” katanya. (Beritasatu.com/Floresa).

Advertisement
BAGIKAN

1 Komentar

  1. seandainya bisa buka kapal ferry untuk muat manusia dan kendaraan dari darwin ke dili atau darwin kupang maka pariwisata NTT akan tinggal landas.
    Australia cuma tetangga sebelah tapi harus terbang melewati NTT ke bali dahulu baru ngos-ngosan ke NTT.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini