Pelatih Lintas Benua Perkenalkan Sepak Bola Pendidikan di Belu-NTT

0
182
Ilustrasi

Floresa.co – Pelatih sepak bola antar benua (Coaches Across Continents/CAC) menggelar klinik pelatihan (coaching clinic) bagi pelatih dan pemerhati sepakbola di kompleks Sekolah Sepakbola (SSB) Bintang Timur di Kelurahan Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai Senin, 18 hingga Rabu, 20 September 2017.

Kegiatan ini atas bekerjasama dengan lembaga partner One World Play dan Uni Papua-ID Gen International Foundation menghadirkan pelatih CAC Emily Lynn Kruger asal Amerika, Tejas Ramakrishna asal India, dan Frans Paraibabo asal Papua.

Fokus kegaitan ini ialah memperkenalkan sepakbola sebagai instrumen pendidikan dan perubahan sosial dengan titik fokus pada pembinaan karakter anak, remaja, dan kaum muda. Kegaitan ini dibuka Bupati Belu Willy Lay.

“Kita ingin memberdayakan anak-anak dan memberikan mereka peluang untuk banyak hal. Kita berharap membantu anak-anak berkembang dan punya peluang mengambil keputusan karena mereka punya pelatih yang bermutu,” kata Emily Kruger yang pernah bermain di Klub Sepak Bola Portland Timbers yang berbasis di negara bagian Oregon.

Emily juga pernah bermain untuk Liga Amerika selama tiga tahun karena lebih tertarik bermain sebagai pesepakbola untuk instrumen pendidikan.

“Saya bertemu banyak orang di negara-negara yang saya datangi dan bisa berbagi ilmu dan mendidik banyak anak di seluruh dunia,” tandasnya.

Direktur SSB dan Akademi Bintang Timur, John Fransiskus Leki mengatakan coaching clinic diikuti 75 guru olahraga, pelatih sepakbola, dan pemerhati olahraga dari berbagai kabupaten yakni Belu, Kota Kupang, Ngada, Sikka, dan Flores Timur berlangsung selama tiga hari, dalam bentuk teori dan praktek.

Menurut John Coaching Clinic tersebut sudah digelar di sejumlah daerah di Indonesia sebelum tiba di SBB Bintang Timur. Di lokasi ini sudah dibangun fasilitas seperti lapangan sepakbola, lapangan futsal, mes, dan aula.

Dia berharap kegiatan ini terus memacu para siswa si sekolah itu untuk lebih giat berlatih demi mencapai puncak prestasi.

“Kita harapkan setelah pulang dari sini, jangan sampai pulang terus tiak ada kegiatan,” kata Dia.

Dia menyebutkan SSB Bintang Timur telah mengirim dua muridnya masing-masing Adol Leki berlaga di Persita Tangerang, dan Krespo Hale yang akan bergabung dengan U-16 untuk berlaga di Malaysia.

“Jika tidak ada halangan, pelatihan timnas U-16 akan dipusatkan di Atambua,” ujarnya. (Media Indonesia/Floresa)

 

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini