Bandara Udara Komodo Labuan Bajo. (Foto: http://janecresentia.blogspot.co.id/2017/02/sailing-trip-komodo-introduction.html).

Labuan Bajo, Floresa.co – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia berencana untuk memperluas landas pacu Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo, Djarot Subiantoro membenarkan hal tersebut. Landas pacu Bandara Internasional Komodo akan diperpanjang hingga 200 meter.

“Ini sesuai dengan master plan Bandara Komodo dan untuk meningkatkan aspek keselamatan penerbangan. Ini atas instruksi bapak menteri perhubungan,” kata Djarot seperti diberitakan VIVA.co.id, Selasa 29 Agustus 2017.

Ia melanjutkan, pengelola bandara segera melakukan pematokan batas area perluasan untuk proses pembebasan lahan. Tahun depan, rekonstruksi pemanjangan landasan pacu bandara segera dilakukan.

Pemanjangan landasan pacu ini akan mengambil sebagian lahan warga dan jalan raya umum yang sudah dibangun.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemda dan proses pembebasannya nanti oleh pemda juga. Kemenhub hanya menyelesaikan pembayarannya saja apabila lahan tersebut sudah diproses,” tutur Djarot.

Sebagai salah satu daerah objek wisata, Bandara Internasional Komodo-Labuan Bajo sudah menjadi perhatian pemerintah pusat. Bandara ini sebelumnya diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 27 Desember 2015.

Saat ini, wilayah Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo seluas 95 hektare dan direncanakan ditambah 15 hektare lagi. Sementara itu, sudah terdapat tiga maskapai penerbangan yang terbang di Bandara Internasional Labuan Bajo yakni Garuda Indonesia, Nam Air, dan Wings Air. (Viva.co.id/Floresa).