Gambar: Ilustrasi

Kupang, Floresa.co –¬†Sebanyak 220 unit rumah bersubsidi laku terjual pada pameran Real Estate Indonesia (REI) Expo Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Lipo Plaza Kota Kupang, selama 9 hari, mulai 23 Juni sampai 2 Juli 2017.

Sedangkan jenis rumah komersial yang laku terjual hanya 27 unit dengan nilai total penjualan Rp 40,2 miliar.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI NTT Bobby Pitoby, angka penjualan ini meningkat jika dibandingkan dengan pameran serupa pada tahun 2016 lalu yang hanya terjual 234 unit rumah.

“Kita lihat untuk rumah menengah ke atas mengalami penurunan yang cukup drastis. Namun justru rumah murah yang meningkat secara pesat dan ini membuktikan, kebutuhan rumah subsidi di NTT masih sangat besar,” kata Bobby seperti diberitakan Kompas.com, Senin 3 Juli 2017.

Karena itu lanjut Boby, DPD REI NTT akan terus menggelar expo, dan mengadakan sosialisasi mengenai program pemerintah tentang rumah subsidi, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mudah mengaksesnya.

Saat ini kata Bobby, REI hanya membangun rumah di 12 kabupaten dan satu kota di NTT.

Dengan demikian, masih ada sembilan kabupaten yang belum mendapat giliran pembangunan perumahan.

Untuk itu, REI dalam waktu dekat, akan menjangkau semua kabupaten di NTT. Rencana pembangunan ini merupakan komitmen REI bahwa dalam dua tahun ini akan masuk ke 22 kabupaten dan 1 kota di NTT.

“Kami pun sudah berkoordinasi dengan beberapa pengembang dan para bupati, terkait dengan investasi perumahan. Targetnya, dalam enam bulan ke depan, kami sudah bisa masuk ke tiga kabupaten dari sembilan kabupaten tersisa,” tutup Bobby. (Floresa).