Tolak Alokasikan Dana untuk Tour de Flores, Ini Alasan Bupati Ngada

1
2519
Pembalap TdF 2016 melintas wilayah Borong, Manggarai Timur (Foto: Andre Kornasen/Grup facebook Menjaring Sosok Pemimpin Manggarai Timur)

Floresa.co – Bupati Ngada, Marianus Sae mengambil sikap tegas tidak menyediakan dana untuk penyelenggaraan event Tour de Flores.

Sebagaimana dilansir Voxntt.com, Kamis, 29 Juni 2017, Marianus berlasan, dalam APBD Kabupaten Ngada tahun 2017, tidak ada item anggaran untuk TdF.

“Jujur, kita tidak memiliki dana itu,” katanya.

Ia menjelaskan, dirinya tidak mau menggunakan kekuasaan hanya untuk disenangi saja.

“Kalau untuk disenangi saja, saya bisa mendapatkan dana sebesar itu,” katanya.

“Namun saya lebih memilih jujur, apa adanya demi kepentingan rakyat dari pada kepentingan kegiatan TdF,” lanjut bupati dua periode ini.

Marianus mengatakan, jumlah dana yang diminta untuk disiapkan per kabupaten untuk TdF adalah 1,5 miliar, di mana totalnya mencapai lebih dari Rp 13 miliar untuk seluruh kabupaten yang ada di Flores-Lembata.

“Tentunya dana itu tidak sedikit,” katanya.

Uang sebesar itu, menurut dia, “lebih baik dipakai untuk pemberdayaan ekonomi dan pariwisata rakyat atau membiayai program-program pembangunan di daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat, ketimbang untuk kegiatan TdF.”

Ia berpendapat, Tdf sangat tidak berpengaruh pada perekonomian masyarakat yang ada di Flores.

BACA JUGA: TdF: Apa Dampaknya untuk Masyarakat Flores?

Tour de Flores, lanjut Marianus, adalah perjalanan wisata yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dari satu tempat ke tempat lain.

“Bukan mereka datang jalan-jalan ke daerah kita terus kita yang membiayai mereka,” katanya. (ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

1 Komentar

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini