Kecewa dengan Uskup Ruteng,  Puluhan Imam Nyatakan Undur Diri dari Jabatan

34
69212
Mgr Hubertus Leteng Pr. (Foto: Katedralruteng.com)

Floresa.co – Para imam dari empat kevikepan di wilayah Keuskupan Ruteng – Flores menyatakan mengundurkan diri dari jabatan karena kecewa dengan Mgr Hubertus Leteng Pr.

Sekitar 60-an imam itu mendatangi Keuskupan pada Senin 12 Juni 2017 untuk menyampaikan aspirasinya, demikian informasi yang didapat Floresa.co dari sejumlah pastor.

Dari Labuan Bajo,  Manggarai Barat para pastor berangkat Senin subuh,  sekitar pukul 05.00 Wita.

Pernyataan mengundurkan diri dari jabatan seperti Vikaris Episkopal,  Pastor Paroki dan lain-lain,  menurut sumber Floresa.co, ditandatangani masing-masing pastor.

Terkait masalah yang memicu aksi massal itu belum ada info detail, namun menurut sumber itu,  hal ini berkaitan dengan masalah yang menimpa uskup dan sudah menjadi konsumsi publik,  sementara tindak lanjutnya belum ada.

“Masalah itu sudah diketahui umat, bahkan sudah dibahas di Vatikan, namun tidak ada penyelesaian dan malah merunyam. Hal ini membuat para pastor meminta untuk segera diselesaikan secara terbuka,” katanya.

“Aksi ini kita buat agar Vatikan membuka mata. Sangat diisayangkan bahwa persoalan ini berlarut. Akibatnya, para klerus tidak nyaman saat menggembala,” tambahnya.

Ia menambahkan,  mereka akan memaparkan lebih jauh persoalan ini dalam konferensi pers yang akan diadakan di Ruteng,  Senin siang.

Pastor lain yang meminta namanya tidak disebut mengatakan,  pada dasarnya masalah yang mereka perjuangkan sangat substantif.

Mereka berencana akan menduduki Keuskupan,  hingga ada kejelasan sikap dari uskup.

BACA JUGA: Media KWI: Uskup Ruteng Akan Dialog dengan Imam yang Minta Undur Diri dari Jabatan

Info terakhir sekitar pukul 10.45 Wita, para imam sudah menduduki keuskupan. (FRD/ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

34 Komentar

  1. tak usah kubur masalah karena semakin lama di kubur, maka masalahnya akan semakin busuk
    apa masalahnya? segeralah di clear-kan.
    kasihan umat, kalau melihat pastornya sampai harus demo.

  2. sangat disayangkan,semoga saja tidak mengganggu kehidupan menggereja umat setempat.Semoga cepat mendapat solusi

  3. Waduhhhh…masalah lagi masalah lagi. Kami umat bingung. Apa pokok persoalannya? Duduklah bersama..Selesaikan dg baik.Jangan sampai heboh.

  4. Moga cepat diselesaikan, dengan tidak meninggalkan dampak yang kurang baik….

  5. Mori turun koe kole lite roh kudus kut buka mata sanggen taung klerus agu umat sekeuskupan rtg.agu boto rtg le mai Mrg van mbekum agu sanggen tuang lau mai eropa ata ba kabar gembira danong cee m.rai lelo ba weki dami uwa weru hoo.

  6. Semoga terang api roh Kudus menjernihkan semuanya,…..Semoga masalahnya cepat menemukan jalan keluar….Amin…

  7. Apa sebenarnya yang sedang terjadi? Selama ini hnya rumor? Carikan solusinya agar persoalan selesai dan umatpun bangga.

  8. Kejujuran dan kerendahan hati mutlak dibutuhkan saat ini…semoga para pimpinan gereja tunduk pada amanat Kristus…..

  9. Selesaikan mslhmu dgn bijak……..teguhlah sll dlm panggilan hidupmu….

  10. SELESAIKAN DENGAN HATI YANG TULUS,JANGAN SALING MENGHAKIMI KASIHAN UMAT.KAMI SANGAT PRIHATIN ATAS KEJADIAN INI.

  11. Cari solusi yang baik saja, kewatir masalah ini mnjadi cibiran yang non katolik

  12. Semoga berkat campur tangan Tuhan, masalah ini mendapat jalan keluar, dan dapat diselesaikan.

  13. Sangat disayangkan masalah seperti ini menimpa uskup. Sebagai umat, saya harapkan masalah ini cepat selesai agar tugas kegembalaan dapat berjalan dengan baik. Karena kalau gembalanya (terus) bermasalah mau dibawa ke mana domba-dombanya?
    Tuhan Memberkati

  14. SETIAP PRIBADI MANUSIA PASTI PUNYA KELEMAHAN SEGERA SELESAIKAN MASALAH, PASTI ADA JALAN KELUARANYA.

  15. sangat disayangkan,semoga saja tidak mengganggu kehidupan menggereja umat setempat.Semoga cepat mendapat solusi

  16. Tuhan tunjukan jalan yang terbaik bagi semua para imam yang senang dengan persoalan duniawi,mohon ampuni mereka Tuhan.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini