Robert Soter Marut, salah satu calon gubernur NTT. (Foto: Ist)

Floresa.co – Robert Soter Marut memantapkan tekadnya untuk maju dalam pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mulai mengunjungi masyarakat di provinsi tersebut.

Ronsi Daur, ketua tim pemenangan Robert mengatakan, tentara Angkatan Udara asal Manggarai itu yang akan pensiun dalam waktu dekat, mulai mengelilingi wilayah NTT pada Selasa, 23 Mei 2017.

“Ia pertama-tama akan mengunjungi masyarakat mulai dari Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat,” katanya.

“Setelah itu, ia akan lanjut ke daerah-daerah lain,” lanjut Ronsi.

Ia menjelaskan, langkah itu merupakan bagian dari upaya Robert untuk menegaskan bahwa dirinya benar-benar hendak maju dalam Pilgub mendatang.

“Pak Robert tentu hendak menyimak lebih jauh aspirasi-aspirasi masyarakat yang kemudian dipadankan dengan visi misi yang telah ia rumuskan untuk menghadirkan perubahan di NTT,” ungkapnya.

BACA JUGA: Robert Marut, Tentara Angkatan Udara asal Manggarai, Siap Maju di Pilgub NTT

Ronsi mengatakan, sejauh ini upaya lain yang sudah ditempuh adalah melakukan komunikasi dengan sejumlah dewan pimpinan pusat (DPP) partai politik di Jakarta.

Meski enggan merinci partai-partai itu, kata dia, yang jelas mereka ingin agar Robert dikenal baik oleh DPP.

Ia menjelaskan, pengurus DPP partai meminta agar lebih dahulu melakukan survei sehingga elektabilitas Robert bisa diketahui.

Permintaan melakukan survei, menurut Ronsi, merupakan hal biasa mengingat setiap partai menginginkan kemenangan.

“Tentu, untuk menang, dibutuhkan calon dengan elektabilitas tinggi,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, di internal partai-partai itu, terdapat kader-kader yang juga memiliki hak untuk dicalonkan.

“Namun, tetap saja, yang dipilih adalah yang berelektablitas tinggi, sekalipun bukan kader partai,” jelasnya.

Robert adalah satu dari sekian banyak figur yang telah menyatakan siap untuk maju dalam Pilgub NTT 2018, yang digelar serentak  bersama sejumlah daerah lain di Indonesia.

Ini merupakan tahap ketiga Pilkada serentak di Indonesia. Putaran pertama digelar pada tahun 2015 dan kedua pada tahun 2017 ini. (ARL/Floresa)