Pemkab Manggarai Tak Punya Dana Perbaiki Jembatan Pater Stanis di Satarmese

1
2197
Jemnabatan Wae Wulang ketika belum rusak

Ruteng, Floresa.co – Jembatan Wae Wuang di Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, NTT runtuh akibat banjir dan abrasi pada pertengahan Juni 2016.

Hingga kini, jembatan yang menghubungkan wilayah Satarmese dengan Kecamatan Lembor di Manggarai Barat itu belum diperbaiki.

Jembatan ini dibangun tahun 1997 oleh seorang misionaris SVD asal Polandia yaitu Pater Stanis Ograbek SVD.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai, Adi Empang mengatakan, sudah mendengar kabar soal runtuhnya jembatan tersebut, baik dari laporan warga maupun dari pemberitaan media.

“Kami sudah dapat informasi soal jembatan itu,” ujarnya kepada Floresa.co di ruang kerjanya Rabu, 17 Mei 2017.

Adi mengakui jalan dan jembatan tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten Manggarai karena statusnya jalan kabupaten.

Baca Juga:Jembatan Warisan Pater Stanis Orgabek di Satarmese Belum Diperbaiki

Namun, ia mengatakan, perbaikan jembatan tersebut belum bisa didanai APBD Kabupaten Manggarai.

Menurutnya, untuk perbaikan jembatan itu membutuhkan dana yang cukup besar karena panjanganya mencapai puluhan meter, sementara APBD Manggarai terbatas.

Jika pembangunan jembatan itu menggunakan APBD kabupaten, maka, jelasnya, program infrastruktur lainnya dipastikan terhambat karena minimnya anggaran.

“Kalau kita paksa dengan APBD kabupaten untuk bangun itu, maka sulit untuk membangun sejumlah infrastruktur di wilayah lain di Manggarai ini,” ucapnya.

Adi Empang, Kepala Dinas PU Kabupaten Manggarai (Foto: Ronald Tarsan/Floresa)
Adi Empang, Kepala Dinas PU Kabupaten Manggarai (Foto: Ronald Tarsan/Floresa)

Karena itu, solusi yang diambil pemerintah kabupaten adalah mengajukan proposal ke pemerintah pusat.

Mereka, kata dia, sudah mengirimkan proposal ke Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PUPR) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dengan begitu, perbaikan jembatan Wae Wuang bisa didanai APBN.

Ia berharap, pemerintah pusat segera merespon proposal itu agar jembatan Wae Wuang dapat dimanfaatkan lagi oleh masyarakat.  (Ronald Tarsan/Floresa).

1 Komentar

  1. Satarmese semakin terisolir baik pembangunan fisik maupun pembangunan manusianya.. Gelombang mutasi terus menggilas mereka yg dianggap berseberangan dengan penguasa.. Para pegawai jg diharapkan utk taat pd aturan.. Pesan buat penda manggarai agar pembangunan infrastruktur khusus jembatan wae wuang yg menghubungkan satarmese dengan lembor manggarai baray dibagian selatan diperhatikan serius krn jalur tersebut menjadi pintu masuk para wisatawan ke was tebu de labuan bajo

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini