Umat asal Larantuka yang melewati weekend di Seminari Tinggi St Petrus Rirapiret sedang bercengkerama dengan para frater dan pastor. (Foto: Fr Anno Susabon)

Floresa.co – Umat Lingkungan Kristus Salvator Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka mengisi weekend dengan live in atau tinggal sementara di komunitas para pastor, frater dan suster Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret, Maumere, Kabupaten Sikka.

Mereka berada di komunitas itu sejak Sabtu kemarin 13 Mei 2017 sampai hari ini, Minggu.

Ini merupakan kunjungan umat yang pertama kali terjadi sepanjang usia 62 tahun Seminari Tinggi yang dimiliki lima Keuskupan di Flores dan Bali itu.

Rombongan umat yang terdiri dari orang tua, lansia, remaja dan anak-anak tiba di Ritapiret pada Sabtu pukul 17.30 Wita dan diterima secara resmi oleh Praeses atau Pemimpin Komunitas Ritapiret, RD Philipus Ola Daen Pr.

Dalam kata sambutannya saat menerima rombongan umat di Pandopo Agung Ritapiret, RD Philip mengucapkan terima kasih atas dukungan  nyata dari umat yang hadir terhadap pendidikan para calon imam.

Ia juga mengajak mereka untuk merasakan warna-warni hidup dalam komunitas para imam, frater, dan suster secara penuh meskipun hanya selama satu malam.

“Marilah menginap bersama kami, karena hari sudah menjelang malam, dan matahari sudah hampir tenggelam,” ungkapnya mengutip Lukas 24:29.

Ketua rombongan umat, Rin Riberu, mengungkapkan harapan umat akan pendidikan calon imam yang baik dan berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan.

Ia juga berharap para frater bisa tetap setia dalam menjalani proses panggilan mereka.

“Kami berharap para frater sekalian tetap teguh hingga garis finish,” ungkapnya.

Selama di Ritapiret, mereka mengikuti kegiatan bersama para frater, antara lain, makan bersama, doa bersama, rekreasi bersama, dan mengunjungi situs rohani Kamar Paus St. Yohanes Paulus II.

Pada hari ini, dalam Misa di Kapela Agung Ritapiret, mereka membawakan kor. Misa dipimpin RD Mathias Daven, salah satu Pembina para frater.

Pukul 09.00, rombongan umat dilepas secara resmi oleh RD Philip untuk selanjutnya mengadakan ziarah rohani di Wisung St. Maria Fatima Lela dan Situs Rohani Patung St. Maria Nilo, Maumere. (Fr Anno Susabun, Ritapiret/ARL/Floresa)