Para remaja yang ikut serta dalam aksi pungut sampah di Taman Nasional Komodo, Sabtu 6 Mei 2017. (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Floresa.coKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama sejumlah instansi lain menggelar aksi pungut sampah di wilayah Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 6 Mei 2017.

Aksi ini berlangsung di beberapa lokasi wisata seperti Kampung Komodo, Loh Liang, Loh Buaya, Pulau Padar, Gili Lawa, Kampung Rinca dan Kampung Papagarang

Pihak Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) bersama Dinas Lingkungan Hidup juga ikut dalam kegiatan ini, bersama Tim Pramuka Saka Wanabakti Mabar, WWF, Dive Operator Community Komodo, Perempuan Peduli Lingkungan Hidup Labuan Bajo (P2L) serta Pemuda Pemudi Labuan Bajo Bersatu (P2LB).

Pantauan floresa.co, pukul 07.00 Wita, sekitar 100 orang tim bergegas dari Pelabuan Pelni menggunakan 5 buah speed boat  milik BTNK dan Dinas Perikanan Kelautan.

Peserta memasuki speed boat di Pelabuan Pelni, Labuan Bajo. (Foto: Ferdinand Ambo)
Peserta memasuki speed boat di Pelabuan Pelni, Labuan Bajo. (Foto: Ferdinand Ambo)

Setiap peserta masing-masing membawa sebuah karung plastik.

Peserta dijadwalkan kembali ke Labuan Bajo membawa sampah pukul 17.00. Sampah-sampah itu kemudian akan dibawah ke mobil pengangkut yang sudah siap menanti di pelabuhan.

Seluruh tim pungut sampah menggenakan baju berwarna putih yang bertuliskan, “Gerakan Jari Kelola Sampah, Indonesia Bersih Sampah 2020.” (Ferdinand Ambo/ARL/Floresa)