Robert Soter Marut, TNI AU Asal Manggarai, Balon Gubernur NTT.

Jakarta, Floresa.co – Tim pemenang Robert Marut, salah satu bakal calon (Balon) gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan bertarung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) tahun 2018 mendatang mengaku sudah menjalin komunikasi dengan 3 (tiga) partai politik (Parpol).

Itu dilakukan dengan menemui setiap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ketiga partai tersebut di Jakarta, dalam waktu seminggu  belakangan setelah hari paskah.

“Kami sebagi tim pemenang beliau sudah melakukan pendekatan ke 3 (tiga) parpol,” ujar Ronsi Daur, Ketua Tim Pemenang kepada Floresa.co, Kamis 20 April 2017 malam.

Saat ditanya nama ketiga partai tersebut, Ronsi enggan menyebutnya.

“Kami belum sebut ketiga partai tersebut. Kalau telah menjalin komunikasi, ya. Itu benar. Kami ingin bapak Robert dikenal baik oleh DPP ketiga partai tersebut,” katanya.

Hasilnya, pengurus ketiga DPP partai tersebut, demikian Ronsi meminta agar lebih dahulu melakukan survey sehingga elektabilitas tentara angkatan udara tersebut bisa diketahui.

Baca juga: Robert Marut, Tentara Angkatan Udara asal Manggarai, Siap Maju di Pilgub NTT.

“Jawaban DPP ketiga partai tersebut sama. Mereka ingin agar kami lebih dahulu melakukan survey”, ujarnya.

Permintaan melakukan survey, menurut Ronsi, karena setiap partai menginginkan kemenangan. Tentu, untuk menang, dibutuhkan calon dengan elektabilitas tinggi.

Apalagi, lanjutnya, di internal ketiga partai di internal itu, terdapat kader-kader yang juga memiliki hak untuk dicalonkan. Namun, tetap saja, yang dipilih adalah yang berelektablitas tinggi, sekalipun bukan kader partai.

“Harus diakui, ketiga partai tersebut juga memiliki kader yang harus kita hargai yang juga memiliki kesempatan untuk dicalonkan. Tapi, tetap saja, mekanisme partai menginginkan calon yang berelektabikitas tinggi. Artinya, kita juga memiliki kesempatan,” tutupnya.

Dalam kontestasi Pilgub mendatang, Robert Marut adalah satu dari sekian banyak orang yang telah menyatakan siap untuk maju.

Nama lainnya  lainnya ialah Benny Kabur Harman, Eston Feonay yang berpasangan dengan Christian Rotok serta Ibrahim Meda.

Lalu, nama yang juga disebut-sebut adalah Melky Lakalena, keder partai Golkar dan pengamat politik sekaligus komisaris kantor berita nasional Antara, Boni Hargens (Ario Jempau/ARJ/Floresa).