Korban mendatangi Puskesmas Labuan Bajo, Senin (20/3) malam didampingi keluarga untuk pemeriksaan medis. (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Seorang siswi Madrasah tsanawiyah (MTs) di Marombok Desa Golo Bilas Kecamatan Komodo mengaku telah diperkosa seorang laki-laki sekitar tiga minggu lalu.

Korban yang masih berusia 15 tahun itu awalnya tidak menceritakan peristiwa itu kepada keluarganya.

Setelah mengetahui kejadian itu, keluarga kemudian memutuskan melaporkan ke Polres Manggarai Barat, Senin 20 Maret 2017.

Pantauan Floresa.co, Senin (20/3) malam, sekitar pukul 21.00 Wita, korban diantar keluarganya melakukan pemeriksaan di Puskesmas Labuan Bajo.

Korban tampak pucat ketika berada Puskesmas. Ia terlihat diam dan tak mau menceritakan peristiwa naas itu.

Tanta korban mengatakan ponakannya itu mengalami perubahan sikap selama beberapa minggu terakhir.

Keluarga juga curiga dengan perubahan pada fisiknya. Setelah dilakukan pendekatan, korban pun menceritakan kejadian yang menimpanya tiga minggu lalu.

“Dia mengaku diperkosa oleh seorang lelaki tiga minggu lalu,”ujar sang tanta yang meminta namanya tidak diekspose.

Mendengar pengakuan korban, lanjutnya, keluarga hendak menghakimi pelaku. Namun, niat itu tidak jadi dan memilih melaporkan ke kantor polisi.

“Setelah berdiskusi bersama, hari ini kami langsung melaporkan kejadian ini ke polisi,”ujarnya.

Pihak keluarga tidak bersedia mengungkapkan jati diri pelaku, ketika ditanya identitas dan profil laki-laki tersebut.

Pantauan Floresa.co, malam ini korban masih menjalani pemeriksaan di Puskesmas Labuan Bajo.

Beberapa petugas polisi dari Polres Mabar turut mendampingi korban di puskesmas.

Ayah korban nampak pucat dan tidak mau berbicara terkait kejadian yang menimpa putrinya itu. (Ferdinand Ambo/Floresa)