Ini Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan Jurnalis asal Ruteng.

1
4304
YS, (Tengah), pelakuu pembunuhan Manda, Jurnalis Palu EKspress saat ditangkap polisi.

Palu, Floresa.co – Nasib naas menimpa Maria Yeanis Sanipu, alias Manda, jurnalis asal Ruteng-Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal di tangan suaminya pada Jumat, 17 Maret 2017 di Palu, Sulawesi Tengah.

Suaminya yang berinisial YS sudah diringkus polisi pada Sabtu, 17 Maret, sekitar pukul 22.00 Wita.

Berikut kronologi penangkapan YS, berdasarkan keterangan polisi yang diterima Floresa.co, Minggu.

Pada Jumat, sekitar pukul 11.00 Wita, setelah membunuh isterinya, YS dilaporkan meninggalkan rumahnya dan menuju Poso dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat Pop warna putih.

Pada Sabtu, anggota Tim Operasional polisi mendapat informasi bahwa ia berada di wilayah Bega, Kelurahan Mapane, Kecamatan Poso.

Mengetahui hal tersebut, tim langsung menginformasikan hal tersebut kepada Kasat Reskrim Polres Poso, AKP K.S. Holmes Saragi S.I.K.

Setelahnya, tim segera menuju lokasi tersebut.

Sampai di lokasi, tim menemukan YS dan langsung ditangkap. Setelah diamankan, YS diinterogasi.

Baca: Polisi: Manda, Jurnalis asal Rutng Dibunuh Suaminya

Dari pengakuannya, YS membunuh isterinya  pada Jumat sekitar pukul 10.00 Wita. YS mencekik leher istrinya dengan menggunakan kain selendang warna hijau sampai korban tidak sadarkan diri.

Kemudian, YS membaringkan tubuh istrinya di tempat tidur dengan posisi menghadap ke dinding.

Setelah isterinya meninggal, YS langsung mengumpulkan pakaian miliknya lalu kabur.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah satu buah sepeda motor Honda Beat Pop beserta STNK dan uang tunai senilai Rp. 300.000.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Minta Pembunuh Jurnalis Asal Ruteng Dihukum Maksimal

Saat ini pelaku bersama anggota Kepolisian sedang dalam perjalanan menuju ke Polres Palu.

Kapolres Palu AKBP. Christ R. Pusung, S.I.K mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas YS.

“Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum dan undang-undang yang berlaku,” tegasnya. (ARJ/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

1 Komentar

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini