Dua Petani Paroki Mbata Belajar Pertanian Organik di Jepang

0
501
Pastor Paroki St. Theresia Mbata, Romo Bernadus Paulus, Pr berbincang dengan Kakankemenag Manggarai Timur (Matim), Drs. Kristoforus Mahal (Foto:ntt.kemenag.go.id)

Borong, Floresa.co – Dua petani dari Paroki St. Theresia Mbata Kabupaten Manggarai Timur-Flores akan belajar pertanian organik di Tokyo,Jepang.

Pastor Paroki St. Theresia Mbata, Romo Bernadus Paulus, Pr, seperti dilansir dari laman ntt.kemenag.go.id mengatakan dua petani tersebut merupakan Orang Muda Katolik di paroki tersebut. Mereka adalah Vinsensia Dasi dan Fransiskus Jani.

“Sepulang dari Jepang, dua orang muda ini diharapkan akan menggerakkan pertanian organik dengan pola dan metode kerja yang modern di Paroki Mbata,”ujar Pastor yang juga kepala Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St. Peregrinus Laziosi Mbata ini.

Keduanya akan berangkat pada akhir Maret ini. Mereka akan mengikuti kegiatan tersebut selama 9 bulan dari tanggal 1 April sampai dengan 15 Desember 2017.

Romo Bernard sendiri juga diundang ke Tokyo pada tanggal 9 Mei sampai dengan 15 Mei 2017.

Menurutnya, ini merupakan kerjasama dan bantuan dari lembaga Agriculture Rural International (ARI). Ia sangat berterimakasih kepada Suster Ino dari Konggregasi Hati Kudus Yesus di Jakarta yg telah memediasi pertemuannya dengan lembaga ini. (PTD/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini