Kontraktor Lando-Noa Kembali Mangkir dari Panggilan Kepolisian

0
963
Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Gemasi) Kabupaten Manggarai Barat menuntut Kepolisian dan Kejaksaan menuntaskan pengusutan dugaan korupsi dalam proyek jalan Lando-Noa, Senin 21 Maret 2016 (Foto: Sirilus Ladur/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Direktur CV Sinar Lembor Indah, Vinsen, selaku kontraktor yang mengerjakan proyek jalan Lando-Noa di Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat, kembali mangkir dari panggilan kepolisian.

Hari ini, Senin (13/3), Vinsen seharusnya diperiksa penyidik tindak pidana korupsi Polres Manggarai Barat.
Namun, ia dikabarkan sakit sehingga tidak dapat memenuhi panggilan kepolisian.

Jumat (10/3) pekan lalu, Vinsen juga seharusnya diperiksa. Tetapi ia tak datang ke Polres Manggarai Barat karena alasan yang sama.

Kuasa hukum Vinsen Sipri Nganggu mengatakan kliennya belum bisa memenuhi panggilan penyidik.

“Klien kita sedang sakit,”kata Sipri melalui sambungan telepon.

Selaku kuasa hukum, Sipri mengaku sudah mengantar surat keterangan dokter terkait kondisi kesehatan kliennya itu.

“Tunggu panggilan lagi nanti. Barusan kita antar surat keterangan dokter,”ujarnya.

BACA: Dijebloskan ke Tahanan, Agus Tama Minta Keadilan

Jumat pekan lalu, penyidik juga memeriksa Kepala Dinas PU Agus Tama. Agus langsung ditanan pihak kepolisian setelah diperiksa selama delapan jam.

Aktifis Mabar Watch,Stanis Stan meminta polisi mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek jalan Lando-Noa yang menurut perhitungan BPKP NTT merugikan negara hampir Rp 1 miliar.

“Kita sangat mendukung langkah kepolisian. Anggapan masuk angin selama ini terbantahkan dengan kinerja yang perlahan tercapai,”kata Stanis.

Masyarakat Kata Stanis,siap membantu polisi dalam mengungkap kasus-kasus korupsi yang terjadi di wilayah Manggarai Barat.

“Publik sudah mengetahui siapa menjadi aktor atau paling bertanggung jawab dalam kasus ini. Karena itu polisi tidak boleh melindunginya,”ujarnya.

Stanis juga meminta polisi bertindak independen dan tidak tunduk pada intervensi pihak mana pun.

Pengungkapan tuntas kasus Lando-Noa ini kata dia menjadi ujian bagi kepolisian di Manggarai Barat sejauh mana mereka bisa menjaga integritas institusi Polri.

“Apresiasi buat jajaran Kapolres dan sejumlah pihak-pihak yang ikut mengungkap kasus ini,”pungkasnya. (Ferdinand Ambo/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini