Komsos Keuskupan Ruteng Gelar Rekoleksi dengan Para Jurnalis

0
407
Para jurnalis di Manggarai saat mengikuti rekoleksi yang diinisiasi oleh Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Ruteng. Acara itu digelar pada Jumat, 10 Maret 2017. (Foto: Ronald Tarsan)

Ruteng, Floresa.co – Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Ruteng menggelar acara rekoleksi dengan para jurnalis di Kabupaten Manggarai pada Jumat, 10 Maret 2017.

Kegiatan yang digelar di Aula Keuskupan Ruteng itu dihadiri antara lain oleh para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Online (AJO) Manggarai, Kepala Dinas Informasi dan Komuniasi, Silvanus Hadir dan anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Ruteng.

Dalam kesempatan itu, Romo Edi Menori Pr, pemberi materi mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk menyatukan pandangan di kalangan pekerja media dalam rangka menjalankan misi kemanusiaan.

“Kita harus menyadari bahwa misi kita satu, misi kemanusiaan. Sebagai orang Katolik, (kita) membawa pesan Kristus,” katanya.

Romo Edi mengajak para jurnalis untuk menjadi garam dan terang di tengah dunia, yang menghadirkan pengaruh positif bagi banyak orang.

Di balik kegiatan pewartaan melalui media, kata dia, mesti ada spirit atau nilai yang diperjuangkan.

Hal itu, demikian kata Romo Edi, menjadi pokok penting dari spiritualitas sebagai orang Kristen.

“Kecenderungan kita selama ini, kalau omong spiritualitas, berarti itu omong doa. Tapi sebenarnya adalah memperjuangkan nilai,” tuturnya.

Ia juga menegaskan, setiap pekerjaan adalah panggilan.

“Tugas apa saja, kita yakini sebagai panggilan. Jadi guru adalah panggilan. Jadi wartawan adalah panggilan. Jadi penyiar radio juga adalah panggilan, begitu juga dengan profesi yang lain,” katanya.

“Panggilan dan perutusan ibarat dua sisi dari satu mata uang. Bisa dibedakan namun tak bisa dipisahkan.”

Ia mengatakan, acara rekoleksi itu menjadi awal yang baik, sehingga di kemudian hari bisa digelar kegiatan-kegiatan lain dengan para jurnalis.

“Pada prinsipnya kita mesti berkumpul bersama terlebih dahulu, maka ketika ada program berikutnya, mudah untuk dieksekusi,” katanya.

Ia menjelaskan, ke depan pihaknya berencana mempertemukan para jurnalis di seluruh Manggarai Raya.

Dalam kesempatan itu, ketua Yayasan Sukma ini juga berpesan agar para jurnalis memberi perhatian pada bidang pendidikan, mengingat saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk Nusa Tenggara Timur berada di urutan kedua dari belakang untuk seluruh Indonesia.

Sementara itu, Heribertus Ratu, Wakil Ketua Komsos Keuskupan Ruteng mengatakan, pewartaan merupakan tugas mulia.

“Melalui karya-karya jurnalistik, kita mengajar, mendidik, memberi informasi, juga mendorong perubahan,” jelasnya.

Kadis Silvanus Hadir mengaku senang dan berharap agar kegiatan itu dilakukan secara rutin setiap bulan.

“Hari ini saya mendapat anugerah yang terindah karena saya bisa berpartisipasi dalam kegiatan rekoleksi ini,” katanya.

Silvanus pun berpesan agar para jurnalis dapat menjadi mitra yang baik bagi pemerintah, tetapi tentu dengan tetap menjunjung tinggi sikap kritis. (Ronald Tarsan/ARL/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini