Dionisius Bahagia, ayah dari siswa bernama Alfin Santa di SDI Dongang. (Foto: Ronald Tarsan)

Ruteng, Floresa.co – Salah satu orang tua murid di SDI Dongang, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai menyatakan protes ke pihak sekolah lantaran anaknya dijadikan saksi dalam kasus antara kepala sekolah dengan seorang guru di kepolisian.

Dionisius Bahagia, ayah dari siswa bernama Alfin Santa itu mendatangi SDI Dongang pada Selasa, 7 Maret 2017.

Ia mengatakan, dirinya telah menyampaikan keberatan secara lisan kepada Kepala Sekolah, Raimunda Wolos agar anaknya tidak boleh jadi saksi dalam kasus antarguru itu.

“Intinya anak saya tidak boleh dipaksa untuk jadi saksi dalam masalah mereka,” ujarnya di kediamannya, Selasa.

Ia menuturkan, anaknya yang kini duduk di kelas VI dipaksa oleh Raimunda. “Anak saya dipaksa tanda tangan surat pernyataan untuk menjadi saksi dalam kasus mereka,” jelas Dion.

Menurut informasi yang diperoleh Floresa.co, konflik Raimunda dan guru bernama Maria Goreti Jenahat bermula saat Raimunda membentak Maria sambil menendang pintu ruangan kelas pada Sabtu, 4 Maret 2017.

Keributan keduanya bermula dari status Facebook yang ditulis Maria Goreti Jenahat.

Dalam status tersebut Maria menulis terkait macetnya air ke SDI Dongang, sebab sudah beberapa bulan sekolah itu tidak membayar tagihan PDAM.

Kemarahan Raimunda terhadap Maria diduga kuat dipicu oleh status itu. (Ronald Tarsan/ARL/Floresa)