Dua pencuri asal Sumba yang diringkus polisi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis malam, 23 Februari 2017. (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Dua orang pencuri asal Sumba ditangkap polisi di Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) pada Kamis malam, 23 Februari 2017.

Keduanya, atas nama Riamone (23) dan Kornelis Jaka Danang diringkus di Jembatan Wae Mese, Desa Nggorang, Kecamatan Komodo.

Secara kebetulan, proses penangkapan keduanya disaksikan langsung oleh repoter Floresa.co yang sedang menumpang sebuah mobil travel dari arah Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai menuju Labuan Bajo.

Di tengah perjalanan, tepatnya sekitar 100 meter setelah melewati kampung Indrong, Desa Golo Meleng, Kecamatan Komodo, kedua pelaku muncul dengan melompat dari tengah hutan dan mencegat travel tersebut.

Meski sopir travel sempat kaget, namun ia berusaha tenang, lalu bertanya kepada keduanya, “Apakah kalian mau ke Labuan Bajo?”

Seorang pelaku pun spontan menjawab, “Iya, tapi kami tidak memiliki ongkos.”

Sebelum kedua pelaku menumpangi travel itu, tiba-tiba muncul salah seorang pengendara sepeda motor, lalu menghampiri sopir.

Ia pun mengisahkan bahwa kedua orang yang muncul dari hutan itu sedang dikejar polisi .

”Banyak polisi yang datang ke lokasi tadi, tapi sekarang baru muka mereka keliatan lagi,” ujar pengendara itu, menggunakan bahasa Manggarai, tanpa menjelaskan detil lokasi mana yang ia maksud.

Saat itu, kedua pelaku sudah masuk ke dalam mobil dan duduk di bagian belakang.

Reporter Floresa.co pun makin mencurigai kedua pelaku, apalagi muka mereka tampak pucat dan kusam.

Di dalam mobil, keduanya sibuk membongkar HP berwarna hitam dan putih. Salah satu pelaku sempat mengambil kartu SIM dari HP itu dan meletakkannya di dalam tasnya.

Ketika ditanya Floresa.co, kemana tujuan mereka, keduanya menjawab tidak jelas, lalu menyebut nama kampung Terang di Kecamatan Boleng.

”Kami asli dari Sumba, baru tiga hari di sini dan kami menginap di rumah Pak Agung, orang asli Sumba. Tadi, kami mau ke Manggarai, tetapi kehabisan ongkos, makanya kami kembali ke Terang saja,” ujar salah satu pelaku.

Keduanya juga menjawab asal-asalan ketika ditanya untuk apa ke Terang.

”Kami mau kerja sawah di sana. Kebetulan di Terang banyak sawah, kami mau ke sana,” lanjutnya.

Menyaksikan tingkah aneh keduanya, Floresa.co pun menghubungi polisi dan mengabarkan keberadaan mereka, sekaligus mengonfirmasi terkait informasi dari pengendara motor yang dijumpai sebelumnya.

Pihak polisi pun mengaku, mereka memang sedang memburu dua orang pelaku yang pada Kamis pagi melakukan pencurian di asrama mereka.

Polisi lalu bergegas dan menunggu kedatangan mobil travel itu di Labuan Bajo.

Tepat di Jembatan Wae Mese, polisi menunggu lalu membekuk dua pelaku. Mereka pun pasrah. (Ferdinand Ambo/ARL/Floresa)