Polda NTT: Pelaku Penganiayaan Siswa di Sabu Pedagang yang Stres

0
716
Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abas (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Kupang, Floresa.co – Satu orang tak dikenal melakukan penyerangan terhadap siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Sabu Barat Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua, NTT, sekitar pukul 8.50 Wita, Selasa 13 Desember 2016.

Pelaku yang membawa pisau masuk ke ruangan kelas V saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Dia kemudian melukai tujuh orang siswa.

“Kejadian penganiayaan itu berlangsung pada saat proses belajar mengajar, khususnya di ruang kelas V SDN I Sabu Barat. Pelaku masuk membawa pisau dan melakukan penganiayaan sehingga siswa siswi berhamburan keluar,”ujar Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast kepada Flroesa.co.

Medengar ada kejadian itu, lanjut Jules, apara kepolisian bersama Koramil langsung mendatangi lokasi kejadian dan menangkap dan menahan pelaku.

“Saat ini pelaku sendiri yang berinisial I, sudah kita lakukan penangkapan dan penahanan di Polsek Sabu Barat,”ujarnya.

Pelaku kata Jules hanya satu orang. “(Dia) pendatang, penjual kain. Kita duga yang bersangkutan mengalami gangguan stres atau gangguan jiwa,”ujarnya sambil mengatakan belum mendalami apakah ada motif lain atau tidak.

Informasi yang dihimpun Floresa.co, tujuh siswa yang menjadi korban adalah:
1. Juniarto Ananda Apri Dimu (11tahun). Mengalami luka robekan pada pipi kiri, luka robekan pada lengan kanan bagian dalam, luka robekan pada daun telinga bagian kanan.

2. Naomi Oktoviani Pawali (10tahun ). Mengalami luka pada leher, luka bibir depan.

3. Maria Katrina Yeni (8 tahun). Mengalami luka pada leher, luka pada jari tunjuk dan jari tengah

4. Gladis Riwu Rohi (11 tahun). Mengalami luka pada leher dan pad jari

5. Dian Suryanti Kore Bunga (11 tahun). Mengalami luka leher

6. Alberto Tamelan (10 tahun). Mengalami luka leher

7.Aldi Miha Djami (11 tahun). Mengalami -luka pada leher

Korban sedang mendapat perawatan di Puskesmas Seba (PTR/Flroesa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini