Jhonny Plate Ajak Jaga Kerukunan di Labuan Bajo

0
321
Seminar Empat Pilar Kebangsaan di SMAK St Igantius Loyola Labuan Bajo, 30 November 2016 (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Manggarai Barat sebagai salah satu kota tujuan wisata di Indonesia perlu menjaga kedamaian dan keharmonisan agar wisatawan yang berkunjung ke wilayah ini bisa mendapatkan kepuasan.

Masyarakat yang ada di wilayah ini perlu menghayati bhineka tunggal ika dan sama-sama mencegah kelompok-kelompok radikal.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRI Johnny G Plate saat menggelar seminar empat pilar kebangsaan di aula SMAK Seminari St Ignatius Loyola Labuan Bajo,Rabu (30/11/2016)

Seminar yang dimulai pukul 14.00 itu dihadiri unsur Kepolisian,TNI,Kejaksaan,tokoh agama,siswa SMAK Loyola dan sejumlah masyarakat Kota Labuan Bajo.

Menurut Plate tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia saat ini makin banyak. Semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Kita lawan bersama kelompok radikal atau kelompok yang berusaha merong-rong negara,”ujarnya.

Ia menambahkan “Jangan biarkan Manggarai Barat diganggu oleh kelompok-kelompok atau organisasi radikal. Apalagi beberapa waktu lalu seorang dari kelompok radikal di tangkap di wilayah ini.”

Empat pilar kebangsaan kata dia yakni pancasila,UUD 1945, NKRI,bhineka tunggal ika harus hidup nyata dalam keseharian warga.

“Manggarai Barat merupakan tanah surga. Mari kita kuasai wisata bahari yang ada dan dikelola secara baik serta tetap menjaga keharmonisa di tengah masyarakat yang majemuk,”tandasnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat Manggarai agar terlibat aktif memanfaatkan peluang-peluang yang ada agar kelak tidak hanya menonton orang-orang luar yang mengusai hasil dan potensi di tanah surga ini.

Wakapolres Manggarai Barat I Ketut Wihasa mengatakan Labuan Bajo sebagai ibu kota Kabupaten Manggarai Barat adalah salah satu daerah yang aman dan tentram. Kerukunan yang ada diharapkan mampu memberi contoh bagi daerah lain di indonesia.

“Kali lalu saya memimpin langsung pawai bhineka tunggal ika di kota Labuan Bajo.Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lainnya sehingga rasa bhineka tunggal ika tetap terwujud abadi,”tandasnya.

Tokoh agama, sekaligus Prases di Seminari St Paulus II Labuan Bajo, Romo Lorens Sopang Pr mengatakan sebagai umat Katolik dalam menjalankam kehidupan sehari-hari selalu mengedepankan cinta kasih.

Terkait situasi nasional, dia berharap pemerintah mampu menyelesaikan secara cepat sehingga tidak mengganggu keamanan.

“Kami umat Katolik membawakan situasi yang terjadi ke dalam doa,”ujar Romo Lorens. (Ferdinand Ambo/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini