Buka Musda MUI Mabar, Maria Geong Ajak Ulama Perkuat Toleransi

217
Maria Geong, Wakil Bupati Manggarai Barat hadir dalam pembukkan Musda MUI Mabar. (Foto: Sumardi)

Labuan Bajo, Floresa.co – Maria Geong, Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar)-Flores meminta para ulama di kabupaten itu untuk memperkuat toleransi dengan umat beragama lain.

Hal itu ia sampaikan saat membuka musyawarah daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Mabar pada Jumat, 25 November 2016.

Maria mengatakan, jangan mudah terprovokasi oleh pengaruh-pengaruh dari luar yang merusak persaudaraan dan kebersamaan.

“Ketika ada persoalan yang mengganggu Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat – red) dan kesalahpahaman antara sesama warga, mari kita selesaikan dengan pendekatan dialogis dan budaya,” ajak Maria.

Ia mengatakan, dirinya percaya, MUI Mabar akan menjadi yang terdepan bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menanam, memelihara dan menumbuhkan nilai – nilai pluralisme, yang mendukung tercapainya visi misi pemerintah daerah.

Sementara itu, Jalaludin Pata, Wakil Ketua MUI Provinsi NTT dalam sambutannya menjelaskan, Musda MUI bertujuan mengevaluasi seluruh kegiatan, mana yang sudah dilakukan dan mana yang belum dilakukan.

“Hasil evaluasi inilah kemudian menjadi dasar MUI untuk mendesain program ke depan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, umat dan bangsa,” katanya.

Dalam menyikapi dinamika politik di level nasional, Jalaludin mengatakan, masyarakat NTT  lebih dewasa dalam menghadapi isu SARA  dan tidak mudah terprovokasi dengan polemik yang berkembang di luar.

Sementara itu, Syakar A. Jangku, Ketua MUI Mabar mengatakan, mereka akan tetap dan terus menggalang kebersamaan  dengan menjaga kerukunan dengan sesama umat beragama dan dengan pemerintah.

Di hadapan peserta Musda, Syakar mengajak umat Islam Mabar untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi.

Musda MUI Mabar dihadiri oleh utusan MUI Kecamatan, ormas Islam dan para alim ulama di Mabar. (Kontributor Sumardi/ARL/Floresa)

BELUM ADA KOMENTAR

BERI KOMENTAR