Surati NU, Boni Hargens Sampaikan Minta Maaf Resmi Terkait Foto Ma’ruf Amin

0
931
Boni Hargens

Jakarta, Flores.co – Pengamat politik, Boni Hargens menyatakan permintaan maaf secara resmi terkait postingan foto pernikahan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin yang beberapa hari terakhir viral di media sosial dan mengundang banyak perdebatan.

Boni menjelaskan, selain berupaya menemui Ma’ruf Amin, ia sudah mengirim surat ke kantor Nahdatul Ulama (NU), organisasi Muslim terbesar, di mana Ma’ruf Amin adalah juga salah satu petingginya, untuk menyampaikan permohonan maaf itu.

“Surat itu dikirim hari ini,” kata Boni, Jumat, 25 November 2016.

Langkah itu diambil Boni setelah pada Rabu, 23 November ia berupaya menemui langsung Ma’ruf Amin di kantor MUI untuk membicarakan masalah ini.

Namun, saat itu, Ma’ruf Amin tidak berada di kantornya, sehingga Boni hanya ditemui Wakil Ketua MUI, H. Zainut Tauhid Saadi dan pengurus lainnya.

Kepada petinggi MUI saat itu, Boni mengutarakan itikad baiknya untuk meminta maaf.

“Saya mengakui kesalahan saya (karena) tidak berhati-hati saat mendapat kiriman foto tersebut, dan saya sama sekali tidak merubah apapun ataupun mengedit content yang didapat dari group WA (Whatsapp),” katanya.

Boni menanggapi tudingan yang beredar bahwa dalam foto pernikahan Ma’ruf Amin pada 2014 itu, ia menambahkan tulisan, yang isinya, “Kami ucapkan selamat kepada Bapak Wakil Ketua MUI Ma’ruf Amin yang berusia 73 tahun. Hari ini menikahi wanita cantik Wury Estu Jandayani, yang berusia 30 tahunan semoga kedua mempelai berbahagia dan langgeng sampai akhir hayat. Amin Yra”.

Boni mengatakan, tulisan itu bukan dari dirinya, tetapi sudah ada dalam foto yang ia terima.

Ia menuturkan, foto tersebut didapat dari rekannya Beathor Suryadi lewat WA.

Kata Boni, Beathor mengaku men-share gambar itu dari salah satu akun Facebook dengan nama Yongky Hendrawan II.

Baik dirinya maupun Beathor sama sekali tidak mengedit gambar tersebut. Karena itu, kata dia, ada kemungkinan pengedit gambarnya adalah pemilik akun,Yongky Hendrawan II.

Boni menambahkan, dirinya juga tidak sedikitpun berniat untuk men-share foto pernikahan itu ke Twitter.

Hal itu, kata dia, terjadi secara tidak sengaja, saat ia sedang melaksanakan tugas ke luar negeri.

Ia mengaku, usai menerima gambar itu dari Bithor, spontan Boni mengucapkan selamat melalui akun Twitter-nya. Ia tidak berpikir bahwa foto pernikahan Ma’ruf yang sebelumnya ia lihat kemudian ikut terpublikasi ke Twitter-nya.

Ia tidak lagi bisa mengecek telepon selulernya karena mengalami gangguan sinyal.

”Kejadiannya hanya beberapa detik pada saat itu saya sedang berada di sebuah kawasan yang tidak ada jaringan internetnya. Begitu kembali di hotel dan ada jaringan internet wifi, semua pesan masuk ke gadget dan saya berusaha menghapusnya,” jelas Boni.

Namun sayang, gambar itu sudah viral di dunia maya. Boni pun dianggap sengaja mencampuri urusan privasi orang lain, khususnya pribadi Ma’ruf Amin.

Boni baru menyadari jika tindakannya salah, setelah menerima notifikasi dari rekannya Ketua Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil.

Diingatkan demikian, Boni langsung menghapus postingan foto tersebut dari akunnya.

“Intinya untuk berpikir saja saya tidak bisa, apalagi berbuat untuk menghina para ulama Islam. Tolong jangan dipelintir dan dipolitisasi untuk kepentingan pihak tertentu,” tegas pengamat kelahiran Manggarai ini.

Ia mengatakan, hingga kini masih terus berusaha untuk menghubungi Ma’ruf Amin.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf dan meminta waktu untuk bertemu secara langsung. Namun, kini saya belum mendapat jawaban dari beliau,” katanya. (ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini