Komitmen PLN: Tahun 2017 Seluruh Flores Sudah Dialiri Listrik

0
785
Manager Senior PLN Divisi Energi Baru Terbarukan, Yudistian Yunis. (Foto: Ronald Tarsan)

Ruteng, Floresa.co – PT Perusahan Listrik Negara (PLN) Persero berkomitmen agar tahun depan seluruh daratan Flores sudah bisa dialiri listrik.

Manager Senior PLN Divisi Energi Baru Terbarukan, Yudistian Yunis mengatakan, untuk mencapai target itu, mereka akan mengoptimalkan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Ulumbu, Desa Wawo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai.

Ia mengatakan, tahun depan mereka akan menambah kapasitas geothermal itu.

“Flores dijadikan Geothermal Island”, ujar Yudistian kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Ruteng, Kamis, 24 November 2016.

Total penambahan kapasitas tegangan di PLTPB Ulumbu, kata dia, dia sekitar 40 megawatt.

Ia mengatakan, potensi lapangan Ulumbu sekitar 100 megawatt, di mana saat ini yang telah dimanfaatkan baru 10 megawatt.

“Kita akan bangun (lagi) 6 hingga 7 sumur bor air panas. Dan, nanti akan ada dua unit mesin pembangkit,” katanya, sambil menambahkan, satu unit pembangkit ditargetkan untuk 20 megawatt.

Upaya ini, jelasnya, memanaatkan teknologi Jerman, Jepang, China dan Amerika.

“Kita akan melihat kualitas teknologi dari beberapa negara ini,” katanya.

Untuk anggaran, jelas dia, berasal dari PLN dan dari pihak asing.

“Suntikan dana dari Jerman sekitar 1,2 triliun,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Manggarai, Deno Kamelus menyambut baik program PLN ini.

Ia pun mendorong akselerasi pembangunan transmisi di Bahong, agar gangguan yang berdampak fatal dapat teratasi dengan hadirnya jaringan transmisi itu.

“Mudah-mudahan akhir bulan Desember sudah tuntas pembangunan transmisi di Bahong dan gardu induk di Ulumbu,” katanya.

Menurut Deno, atensi pihak PLN kepada Kabupaten Manggarai cukup luar biasa.

Ia pun berterima kasih kepada stakeholder terkait yang telah mendukung upaya ini.

“Dengan bertambahnya kapasitas PLN Ulumbu, pelanggan pun bertambah dan akan secara otomatis meningkatkan PAD kita dengan adanya pajak penerangan jalan,” ujarnya.

Dengan penambahkan 1.000 meteran pelanggan baru pada tahun 2016 ini, tambah Deno, maka Pajak Penerangan Jalan (PPJ) akan bertambah.

“Dampaknya terhadap daerah ini bukan hanya terhadap meningkatnya PAD, namun juga terhadap elektrifikasi listrik di Kabupaten Manggarai,” katanya.

Ia menambahkan, adanya listrik juga akan makin menggiatkan sektor swasta. (Ronald Tarsan/ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini