Misa Khusus Jelang Pemilihan, Para Calon Kades di Cibal Janji Jaga Suasana Damai

0
456
Para calon kepala desa di Kecamatan Cibal sedang menyatakan janji untuk memelihara suasana damai selama proses pemilihan. (Foto: Alfan Mannah/Baranews.co)

Floresa.co – Belasan kandidat kepala desa di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai bertekad memelihata suasana damai selama proses pemilihan yang akan digelar pada 1 November mendatang.

Misa itu yang berlangsung di Kapel Stasi Wudi, Selasa 18 Oktober 2016 dipimpin Pastor Desideramus Ansi Baum OFM, Pastor Kapelan Paroki Kristus Raja Pagal.

Pastor Eras – sapaan imam fransiskan itu – yang berbicara via telepon dengan Floresa.co, menyatakan, penyelenggaraan Misa itu atas inisiatif sejumlah umat.

“Saya menyambut baik hal ini. Memang, Pilkades di sini biasanya panas, rawan konflik,” katanya.

“Karena itu, sangat baik para calon berjanji di hadapan Tuhan agar sama-sama menjaga suasana damai selama proses pemilihan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, 14 kandidat yang ikut dalam Misa itu akan bertarung di lima desa, yakni Desa Wudi, Desa Kentol, Desa Riung, Desa Pinggang dan Desa Barang.

Baranews.co melaporkan, Ketua Panitia Pilkades Desa Wudi, Sebastian Dedi menyampaikan apresiasi atas kesediaan para calon untuk hadir pada Misa itu.

Menurutnya, kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen untuk mendukung terciptanya Pilkades yang damai dan demokratis dengan dilandasi semangat jujur dan adil.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Pastor Eras, mengingatkan bahwa, “kita kadang-kadang mudah diadu.”

“Mungkin itulah kenapa kita disebut domba karena kita mudah diadu domba,” katanya.

Ia juga menyinggung pernyataan Bupati Manggarai Kamelus Deno yang menyebut bahwa dirinya suka dengan kepala desa yang tidak masuk penjara.

“Saya tambahkan, saya lebih  suka kalau calon kepala desa tidak masuk penjara karena pertikaian yang terjadi pada momentum Pilkades,” ujar imam yang baru ditahbiskan tahun lalu itu.

Sementara itu Camat Cibal, Lambertus Paput mengatakan Pilkades yang damai adalah indikator majunya demokrasi di tingkat desa.

Ia juga mengajak warga agar menjauhi perjudian dan praktek politik uang. Apalagi, jelasnya, fenomena taruhan pada Pilkades semakin marak.

Pihaknya bersama aparat kepolisian, jelas dia, akan menindak tegas pelaku judi.

Lambertus juga mengingatkan para kandidat untuk tidak menyerang hal-hal yang bersifat pribadi.

“Jangan jual lawan, juallah program kerja kepada masyarakat pemilih,” katanya (ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini